AMBON, Siwalimanews – Kementerian Perhubungan membangun tiga pelabuhan penyeberangan baru di Maluku sejak tahun 2020 lalu di dua kabupaten yaitu di Pulau Moa dan Pulau Leti, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) dan pelabuhan Elat, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra).

Tiga pelabuhan itu sudah dikerjakan sejak 2020 lalu dan akan dilanjutkan juga secara bertahap di tahun ini.

“Sudah dikerjakan sejak tahun lalu, dan tahun ini dilanjutkan. Pembangunan dilakukan beberapa tahap,” jelas Kepala Dinas Perhubungan Maluku, M Ali Malawat kepada wartawan di Kantor Gubernur, Selasa (19/1).

Dia menjelaskan, sarana dan prasarana di bidang perhubungan masih sangat dibutuhkan oleh masyarakat khususnya yang berada di kawasan tertinggal, terdepan dan terluar (3T).

“Pemerintah pusat sudah menyetujui usulan, maka sejak tahun lalu sudah dibangun tiga pelabuhan penyeberangan baru di Kabupaten MBD dan Malra,” kata Malawat.

Baca Juga: Baperda Bahas Ranperda Inisiatif DPRD

Pembangunan pelabuhan ini, lanjut Malawat, dikerjakan langsung oleh Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XXIII Maluku. “Sudah berjalan sejak tahun lalu, mudah-mudahan cepat selesai untuk digunakan,” harapnya.

Selain pembangunan baru, ada juga perbaikan dua pelabuhan di Kabupaten Kepulauan Aru dan Kabupaten Buru.

Dua pelabuhan yang diperbaiki oleh pemerintah pusat juga menggunakan anggaran APBN tahun 2020. “Pelabuhan Kota Dobo dan Pelabuhan Teluk Bara di Namlea sudah dikerjakan

perbaikannya,” tandasnya.

Disinggung terkait dengan berapa besar anggaran yang dikucurkan oleh pemerintah pusat dirinya mengaku lupa.

“Kalau anggaran saya lupa, nanti saya cek kembali berapa besar karena yang bangun bukan kita, tapi BPTD wilayah XXIII Maluku,” sebutnya. (S-39)