AMBON, Siwalimanews – Kasdam XVI/Pattimura, Brigjen TNI Gabriel Lema mewakili Pangdam XVI/Pattimura, MayjenTNI Agus Rohman pimpin upacara Gelar Operasi Gaktib dan Yustisi Tahun Anggaran 2021, bertempat di lapangan upacara Makodam XVI/Pattimura, Kamis (25/2).

Operasi Gaktib dan Yustisi tahun ini mengusung tema “Dengan Operasi Gaktib dan YustisiTahun Anggaran 2021, Polisi Militer Siap Meningkat­kan Penegakan dan Ketaatan Hukum Dalam Mendukung Pen­disiplinan Protokol Kese­hatan Covid-19 Serta Menjaga Persatuan dan Kesatuan Ba­ngsa Demi Keutuhan NKRI”.

Hal ini diungkapkan Pang­lima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto yang dibacakan Kas­dam saat bertindak sebagai Irup dalam pelaksanaan Upa­cara Gelar Operasi Gaktib dan Yustisi TA 2021. Tema yang di­usung sangat relevan dengan upaya saat ini dalam penanga­nan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional.

Kedua program prioritas yang menjadi fokus pemerintah tersebut hanya dapat dicapai melalui partisipasi aktif seluruh komponen masyarakat untuk disiplin menegakkan protokol kesehatan.

Selain itu, esensi dari pelak­sanaan Operasi Penegakkan Ketertiban dan Yustisi adalah untukmemperkuat upaya pen­ce­­gahan dan penyelesaian pelanggaran hukum bagi Pra­jurit dan PNSTNI.

Baca Juga: Anggotanya Diduga Terlibat, Danlanud Irit Bicara

Ditengah pandemi saat ini, partisipasi aktif Prajurit dan PNS TNI dalam penegakkan disiplin protokol kesehatan sangat pen­ting. Dimana dalam kehidupan sosial kemasyarakatan, Prajurit dan PNS TNI diharapkan dapat menjadi teladan bagi masya­rakat umum. Dengan demikian, Operasi Gaktib dan Yustisi yang diselenggarakan tahun ini akan memperkuat kepatuhan dan ketaatan Prajurit dan PNS TNI dalam melaksanakan disiplin pro­tokol kesehatan.

“Saya ingatkan, bahwa sesungguhnya sasaran akhir dari operasi ini adalah tercapainya budayadisiplin dan ketaatan pada aturan di lingkungan TNI yang terus meningkat. Dengan demikian dibutuhkan koordinasi, komunikasi, kerjasama dengan berbagai pihak,” tegas Panglima TNI.

Mengakhiri amanat, Panglima TNI menekankan agar pada pelaksanaan operasi tersebutjadilah contoh dalam ketaatan terhadap hukum serta penerapan disiplin protokol kesehatan dirumah, lingkungan kerja dan kesatrian serta saat berada di ruang publik. Selanjutnya tingkatkan profesionalisme, perkuat sinergi dengan Polri dan komponen bangsa lainnya serta perkokoh kemanunggalan dengan rakyat, untuk membantu pemerintah dalam mengendalikan pandemi Covid-19 dan memulihkan perekonomian nasional. (S-32)