AMBON, Siwalimananews – Pasca peristiwa pembacokan yang terjadi di Desa Haruku dini hari tadi, Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Kombes Pol Leo Surya Nugraha Simatupang beserta jajaran bergerak cepat dengan mengunjungi keluarga korban di desa tersebut.

Tujuan kedatangan Kapolresta guna memastikan kondisi kemanan dan ketertiban pasca kejadian yang menewaskan DT. Selain itu juga ingin bertemu langsung pihak keluarga korban dan minta keluarga untuk menahan diri dan menyerahkan persoalan tersebut kepada pihak kepolisian.

“Permasalahan ini sudah ditangani oleh pihak yang berwajib, untuk itu keluarga korban tetap menahan diri,” ujar Kasubbag Humas Polresta Pulau Ambon, Iptu Julkisno Kaisupy mengutip pesan Kapolresta di Mapolresta Ambon Kamis (19/3).

Menurut Kaisupy, sebelum berkunjung ke ruma duka, Kapolrsta lebih dulu mendatangi Polsek Haruku. Disana Kapolresta minta personil memaksimalkan pencarian pelaku pembacokan, yang kabur ke dalam hutan.

“Tiba di Polsek, pak Kapolresta memberikan arahan singkat kepada personil dan berharap penangan kasus penganiayaan yang terjadi di Haruku, agar pelaku segera di tangkap,” jelasnya.

Selain memberi atensi terkait kasus penganiaayan, kunjungan Kapolresta dan rombongan juga untuk meninjau langsung persoalan sengketa lahan di hutan rua – rua antara masyarakat Negeri Pelauw dan Masyarkat Negeri Kariu.

Dalam persoalan ini, Kapolresta menegaskan kepada anggota Polisi yang berdomisili di dua desa yang bersengketa untuk bertindak profesional.

“Kapolresta minta untuk Personil Polsek yang berdomisili di Negeri Kariu maupun di Negeri Pelauw agar profesional tentang kasus perdata tersebut,” ungkap Kaisupy.

Turut hadir dalam kunjungan tersebut, antara lain Kasubdit IV Intelkam Polda Maluku, AKBP. Agustinus Christmas, Kasat Intelkam Polresta Ambon AKP Frangky Tupan, Kasat Reskrim AKP Gilang Prasetya. (S-45)