AMBON, Siwalimanews – Kapolda Maluku, Irjen Ba­harudin Djafar meng­ingatkan jajarannya dalam pengamanan Idul Fitri 1441 H, harus ber­pedoman kepada zona ter­dampak Covid-19. Hal itu diungkapkan dalam video con­ference bersama polres Jajaran di aula Rupatama Mapolda Maluku, Senin (18/5). Vicon yang membahas ten­tang perayaan Idul Fitri 1441 H dan Covid-19 ini selain dihadiri kapolda, turut hadir juga Wakapolda Maluku, Brigjen Jan Leonard de Fretes.

Dihadapan para kapolres, Kapol­da berpesan untuk selalu berpe­do­man kepada quick wins. “Terkait Ma­salah quick wins tidak akan su­sah kalu kita semua mau cek, karena selama ini, kita hanya serahkan semua pada operator,” ujarnya.

Sedangkan menyangkut pelak­sanaan malam takbiran dan Hari Raya Idul Fitri 1441 H, jenderal bin­tang dua ini menghimbau agar ja­jaran polres untuk lebih memper­hatikan zona terdampak Covid-19.

“Saya himbau berkaitan malam takbiran dan Sholat Id, harus memperhatikan tiga kategori zona terdampak Covid-19 yaitu merah, kuning dan hijau,” pesannya.

Terkait pelaksanaan operasi ketu­pat dan kontijensi Aman Nusa II, menurutnya, operasi yang selama ini dijalankan sudah sangat baik dan dirinya juga minta agar para personil yang terjun dalam operasi aman nusa II dapat memperhatikan warga yang berstatus OPD dan PDP.

“Untuk Ops Ketupat sudah sangat baik dan untuk ops Aman Nusa II agar yang ODP dan PDP diper­hatikan dengan baik, karena Maluku termasuk yang lonjakannya sangat tinggi di Indonesia,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, eks Kapolda Sulawesi Tenggara ini meminta agar sinergitas dipertahankan  selama masa pandemi Covid-19 dan aplikasi Covid- 19 harap digunakan. (S-32)