NAMLEA, Siwalimanews – Kapolda Maluku Irjen Baharudin Djafar dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Buru, menyempatkan diri untuk meninjau pos penga­manan tambang Gunung Botok di Kecamatan Wailata, Selasa (28/7).

Ia mengingatkan personil TNI dan Polri yang bertugas di pos un­tuk mengamankan Gunung Botak penuh rasa tanggung jawab.

Dalam peninjauan itu, kapolda didampingi Kapolres Buru AKBP Riki Purnama Kertapaty, Plt Karo Ops Kombes Antonius Wantri Yuli­yanto, Dir Intelkam Kombes Yosef Sriyono Joko Handono, Dandim 1506 Namlea Letkol Infantri Syarifudin Azis, Danki Brimob, Camat Kayeli  dan Kades Teluk Kayeli Taramun.

Tiba di lokasi penambangan, ka­polda langsung memberikan ara­han kepada personil TNI dan Polri yang melaksanakan pengamanan pada lokasi Gunung Botak.

“Tujuan saya datang ke sini untuk melihat pelaksanaan tugas pengamanan Gunung Botak. Tadi ada penyampaian dari Dandim 1506 dan kapolres kepada saya, kalau kita sudah lama tidak me­njenguk rekan-rekan anggota yang bertugas di sini,” ujar kapolda.

Baca Juga: Tim KBR Maluku Sterilkan Karang Panjang

Kapolda mengatakan, kedata­ngan dirinya didampingi dua peja­bat Polda Maluku serta Kapolres Buru beserta Dandim 1506 Namlea sebagai bentuk perhatian pimpi­nan bagi personilnya.

“Laksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab. Sinegritas yang sudah dicapai dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab selama ini tolong dipertahankan,” tandas kapolda.

Pada kesempatan itu, kapolda juga menyampaikan arahan Pang­dam XVI Pattimura yang dititipkan untuk disampaikan kepada prajurit TNI yang bertugas di Gunung Botak.

“Kami juga berterima kasih atas laporan tentang situasi dan kondisi di sini yang diberikan selama ini dari anggota yang ditugaskan di pos pengamanan,” ujarnya

Lanjut kapolda, awal dari per­-masalahan pertambangan di Gunung Botak karena dalam pengelolaan pertambangan yang tidak benar, sehingga menimbul­kan kericuhan dan gangguan kamtibmas.

“Dalam koordinasi kedepannya, insya Allah pekerjaan dalam pengelolaan tambang emas di Gunung Botak ini bisa dibuka dan berjalan dengan baik sesuai  prosedur,” ujarnya lagi.

Personil TNI dan Polri yang me­lakukan pengamanan di Gu­nung Botak, masing-masing 9 personil Kodim 1506 Namlea, 9 personil Bri­mob Kompi 3 Yon A Pelopor Nam­lea dan 9 personil Satuan Sab­hara Polres Namlea. (S-45)