AMBON, Siwalimanews – Pasca hujan lebat yang mengakibatkan sejumlah wilayah terendam banjir, untuk Pemerintah Kota Ambon didesak agar berupaya meminimalisir lokasi-lokasi yang selama ini menjadi langganan banjir dan tanah longsor.

Desakan ini disampaikan anggota DPRD Provinsi Maluku dapil Kota Ambon Jantje Wenno kepada wartawan di Baileo Rakyat Karang Panjang, Rabu (6/7) merespon kondisi banjir yang kembali terjadi di Kota Ambon kemarin.

Menurutnya, setiap tahun Ambon selalu hujan, yang menimbulkan banjir, bahkan lokasi terdampak juga hampir sama setiap tahunnya, termasuk dengan munculnya titik genangan air yang baru.

Terhadap persoalan ini, maka Pemerintah Kota Ambon harus dapat menghitung titik longsoran dan sumber banjir yang selama ini menjadi langganan, sekaligus mengambil kebijakan terstruktur guna meminimalisir lokasi banjir.

Kebijakan Pemerintah Kota Ambon di tahun anggaran yang akan datang, harus berorientasi pada penurunan titik-titik banjir, yang selama ini membuat masyarakat tidak tenang jika hujan turun dengan intensitas tinggi.

Baca Juga: 25 Peserta SSDN Lemhanas Kunjungi Kodam Pattimura

“Tidak harus sekaligus semua selesai, tetapi setidaknya ada yang berkurang, artinya pemerintah harus memberikan kepastian, bahwa setiap tahun itu sumber banjir berkurang,” tandas Wenno.

Melalui kebijakan yang terukur kata Wenno, Pemerintah Kota Ambon dapat menganggarkan serta membangun sarana dan prasarana untuk menanggulangi banjir maupun longsor, sebab jika tidak, maka setiap tahun tetap akan menjadi langganan banjir dan longsor.

Wenno juga minta masyarakat yang tinggal di lereng gunung dan bantaran sungai untuk lebih berhati-hati, karena keselamatan lebih utama, karena itu jika curah hujan tinggi, sebaiknya mengungsi ke rumah keluarga atau kerabat yang lebih aman. (S-20)