CLOSE AD

Ibu Rumah Tangga di Gunung Nona Tewas Gantung Diri

AMBON, Siwalimanews – Warga Gunung Nona RT04/RW08, Kelurahan Benteng Ke­camatan Nusaniwe, Kota Ambon, Elsa Manuhutu (31) ditemukan tewas gantung diri di rumahnya.

Korban yang adalah ibu rumah tangga ini ditemukan tak bernyawa dengan kondisi tergan­tung dan kain gorden melilit lehernya pada Selasa (24/3) se­kitar pukul 05.30 WIT.

Kasubag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Iptu Julkisno Kaisupy dalam rilisnya menjelaskan, berdasarkan ibu mertua korban Yohana Pattilemonia (61), saat itu ia sementara tidur di rumah kerabatnya. Ia berencana untuk mengajak korban pulang ke kampung halaman di Negeri Haria, Kecamatan Saparua, Kabupaten Malteng.

Sekitar pukul 05.30 WIT, saksi ke rumah korban. Ia kaget mendapati korban dalam kondisi tergantung di plafon kamar korban dengan kain gorden melilit lehernya.

Saksi panik dan langsung memanggil adiknya, Welmince Pattilemonia (57) untuk datang dan melihat kondisi korban.

Keduanya lalu menuju ke rumah korban dan meminta bantuan warga untuk menurunkan korban yang saat itu sudah tak bernyawa.

Sementara Jefry Leuwol (32) suami korban, tidak tahu kalau istrinya sudah meninggal. Ia tertidur karena sementara sakit.

Setelah mendapat laporan dari warga, sekitar pukul 06.30 WIT personil piket SPKT, Intelkam, Reskrim Identifikasi dan Personil Polsek Nusaniwe Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease menuju TKP dan langsung melakukan olah TKP.

“Selanjutnya pada pukul 07.05 WIT personil SPKT dan Polsek Nusaniwe membawa jenazah korban dengan menggunakan mobil Patroli Nusaniwe menuju Rumah Sakit Bhayangkara Tantui Ambon guna pemeriksaan medis,” jelas Kaisupy.

Korban nekat mengakhiri hidupnya diduga karena sedang masalah dengan keluarga suaminya. “Menurut mertuanya, korban mengakhiri hidupnya karena faktor masalah keluarga yakni antara korban dengan keluarga suami,” terang Kaisupy.

Keluarga korban sudah mengikhlaskan kematian korban dan tidak mau melakukan otopsi. (Mg-7)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *