PIRU,  Siwalimanews – Satu pasien yang merupakan  Anggota TNI dengan inisial RA asal Dusun Pelita Jaya Desa Eti Kecamatan Seram Barat Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) terkonfirmasi Positif Covid-19  dan saat ini menjalani perawatan di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Piru.

Pasien yang terkompirmasi positif Covid 19 hasil Swab PCR, dan saat ini dikabarkan dalam keadaan sehat.

“Sementara dari hasil tracking  dilakukan terhadap 12 orang yang pernah kontak erat dengan RA dinyatakan negatif rapid test,” ungkap juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 SBB, Hendry Mandaku melalui telepon selulernya kepada Siwalima, Jumat (29/5).

Dijelaskan,  dari hasil tracking yang dilakukan tim GTPP Covid 19 SBB  langsung dilakukan rapid test. Sebab itu dari hasil tracking diperoleh 12 orang yang melakukan kontak dengan RA dengan rincian 9 orang rekan kerja, 1 orang istri, dan 2 orang yang menjemput RA.

“Setelah rapid tes ke-12 orang tersebut semuanya non reaktif atau negatif,” jelasnya.

Ia menjelaskan,  sebelumnya diberitakan RA merupakan salah satu pasien yang terkonfirmasi positif Covid19 oleh Tim GTPP Provinsi Maluku terkonfirmasi berdasarkan hasil swab PCR.

Dan RA sendiri adalah salah satu anggota TNI yang baru saja pulang ke SBB karena libur Lebaran, dan dirinya usai mengikuti pendidikan TNI di markas TNI Desa Suli.

Dia diketahui positif terjangkit virus Corona, kata Mandaku,  RA langsung dilakukan Rapit Test bersamaan dengan 75 anggota Koramil Piru lainnya.

Ditegaskan, dari hasil Rapit Test terhadap keseluruhan anggota TNI tersebut, seluruhnya negatif, kecuali RA yang hasilnya reaktif. “Saat itu juga RA langsung diisolasi di RSUD Piru. Hari itu juga, Swab dari RA langsung di ambil dan pada hari Kamis (21/05), RA dipindahkan ke lokasi karantina Rumah Susun (Rusun) ASN Pemda SBB,”ungkapnya.

Lanjutnya,  setelah RA isolasi di Rusun ASN SBB, empat hari kemudian hasil Swab RA keluar, dan hasilnya positif, sehingga RA langsung dibawa ke RSUD Piru untuk menjalani perawatan di ruang isolasi dan diberikan obat anti virus.

“Saat ini pasien tersebut dalam kondisi sehat dan masih menjalani perawatan di ruang isolasi  dan RA terus di cek perkembangannya setiap hari,” tegas Mandaku. (S-48)