NAMLEA, Siwalimanews – Jubir Satgas Covid 19 Kabupaten Buru Nani Rahim mengungkapkan, sebanyak 40 sampel swab yang dikirim ke Ambon untuk diuji dengan metode PCR di BTKL-PP hasilnya telah diterima dan semuanya negatif.

“Alhamdulillah semua hasil swab negatif, termasuk YTA perawat di RSU Namlea yang adalah  anak dari almarhum AS pasien kasus 82,” ungkap Nani Rahim kepada wartawan lewat pesan WhtasApp Group Media Covid, Kamis (28/5).

Nani merincikan,  hasil swab 40 orang yang dinyatakan negatif itu terdiri dari 16 orang yang kontak dengan almarhum AS,  11 orang yang kontak dengan menantunya JS pasien 83 dan 13 orang reaktif rapid test.

40 swab negatif ini, didalamnya sudah termasuk 10 tenaga kesehatan dan pegawai RSU Namlea. Sebelumnya, hasil 25 swab yang telah dikirim beberapa hari lalu, tiga tenaga kesehatan RSU dan 1 dokter puskesmas Safanajaya juga hasilnya negatif.

“Saat ini kita masih tunggu hasil swab terakhir milik pasien positif Covid 19 FN dan milik 1 PDP rujukan dari RSU Namrole berinisial HB (60) yang sedang dirawat di RSU Namlea,” tuturnya.

Dijelaskan, hasil swab FN sebelumnya yang datang bersama hasil swab 25 orang lainya memang sudah negatif. Namun untuk pastikan benar-benar telah bebas dari Covid-19, maka swabnya diambil ulang dan telah dikirim ke BTKL-PP Ambon dua hari lalu.

Menyinggung soal kondisi PDP rujukan dari RSU Buru Selatan, Nani mengaku, setelah ditangani langsung oleh ahli TB Paru yang kini menjabat Dirut RSU Namlea dr Hilda Nazhrul Bahtari, kondisi kesehatan yang bersangkutan sudah mulai membaik.

“Paling lama 1 minggu hasil swabnya sudah keluar dari BTKL PP Ambon,” ucapnya.

Pada kesmepatan itu, Nani juga minta bantuan media untuk menyampaikan info kepada masyarakat, bahwa  sesuai hasil pemeriksaan rapid test massal terhadap pengusaha dan karyawan City Mart pada 21 Mei  lalu,  semua menunjukan hasil non reaktif,  sehingga diharapkan tidak ada lagi stigma negatif terhadap pemilik dan karyawan di  swalayan  ini. (S-31)