Hari Kelima Pasca Gempa 31 Korban Meninggal

AMBON, Siwalimanews – Bardasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Maluku per 30 September 2019 pukul 06. 21 WIT atau dihari kelima pasca gempa dengan magnitudo 6,8 SR yang mengguncang Kota Ambon, Maluku Tengah dan Seram Bagian Barat tercatat korban meninggal dunia sebanyak 31 orang, sementara yang mengalami luka-luka 179 orang.

Dari 31 orang yang meninggal dunia tersebut terdiri dari Kota Ambon 10 orang, Kabupaten Seram Bagian Barat 7 orang serta Maluku Tengah 14 orang. Sementara untuk korban luka-luka terdiri dari, Kota Ambon 31 orang, SBB 30 orang dan Kabupaten Malteng 108 orang sehingga total keseluruhannya sebanyak 179 orang.

Sementara untuk fasilitas umum dan pemerintah serta rumah milik warga dan tempat ibadah yang mengalami kerusakan ringan maupun berat  masing-masing Kota Ambon, 126 unit, Kabupaten Malteng 397 unit dan Kabupaten Seram Bagian Barat sebanyak 362 unit, dengan demikian jumlah kerusakan keseluruhannya berjumlah 885 unit.

Sedangkan untuk jumlah pengungsi di Kabupaten SBB saat ini sebanyak 111.434 jiwa, dan untuk Kota Ambon terdapat 24.596 jiwa, sementara untuk Kabupaten Maluku Tengah samp[ai saat ini belum dapat dipastikan sebab tim masih terus melakukan pendataan di lapangan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Maluku yang dikonfirmasi Siwalimanews melalui telepon selulernya, Senin (30/9) mengaku, data ini masih bersifat sementara dan akan diupdite terus.

“Ini data masih bersifat sementara sebab masih terus di updite setiap hari,” ujar Salampessy.

Dikatakan, saat ini upaya yang telah dilakukan BPBD Maluku adalah melakukan      pendistribusian bantuan yang bersumber dari Clerry Institut, PT Bank Mandiri (Persero) Area Maluku, dan PT PLN Persero Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara, kepada para korban gempa

“Kita juga masih terus berkoordinasi dalam melakukan penginputan data, sebab data yang ada ini masih bersifat sementara,” jelas Salampessy. (S-21)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *