AMBON, Siwalimanews – Gugus Tempur Laut (Guspurla) Koarmada III menggelar serbuan vaksin Covid-19 bagi masyarakat maritim di Pulau terluar dan terdepan di Indonesia, Senin (16/8).

Kegiatan serbuan vaksinasi kali ini digelar di Desa Selaru, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku ini dilaksanakan bersamaan dengan pelaksanaan operasi pengamanan perairan perbatasan wilayah timur Indonesia, yang dilakukan sejak awal bulan Agustus ini.

“Serbuan vaksin bagi masyarakat maritim yang belum terjangkau di pulau terpencil dan terluar ini, dengan menggunakan  kapal markas Guspurla KRI Raden Eddy Martadinata-331,” ucap  Komandan Guspurla Koarmada III, Laksamana Pertama TNI Retiono Kunto, dalam rilisnya yang diterima redaksi Siwalimanews, Senin (16/8).

Menurutnya, kegiatan ini menindaklanjuti instruksi Kasal Laksamana TNI Yudo Margono untuk dukung percepatan program vaksinasi di seluruh Indonesia,  terutama bagi masyarakat maritim yang sulit dijangkau, seperti daerah perbatasan dan pulau terluar.

Baca Juga: Polda Maluku Launching Aplikasi Salawaku Emarima

“Kita bukan distribusi vaksin, tapi ada vaksin, kita suntikan, baru tugas kita selesai. TNI AL bukan hanya percepat, melainkan juga pemerataan vaksinasi,” ucapnya.

Oleh sebab itu, dengan menggunakan armada yang ada, Guspurla Koarmada III terus komitmen untuk membantu mempercepat program vaksinasi di pulau terluar dan terpencil.

“Selaru adalah salah satu pulau terluar di wilayah timur Indonesia di Maluku. Dinisi kita vaksin cukup banyak, peserta yang datang berapapun, kita siap,” tuturnya.

Pihaknya sendiri kata Danguspurla, menyiapkan vaksin Covid-19 sebanyak 500 dosis. Selain itu, sebanyak 30 alat pelindung diri lengkap juga Guspurla Koarmada III juga hibahkan bagi masyarakat di Pulau Selaru.

Untuk diketahui, saat KRI Raden Eddy Martadinata-331 yang dikomandani Kolonel (P) Rasyid Al Hafiz, saat tiba di perairan Pulau Selaru, Senin (16/8) pagi, tak dapat bersandar di dermaga, lantaran ukuran kapal terlalu besar.

Akhirnya rombongan Danguspurla memakai dua sekoci untuk membawa vaksin ke daratan menuju lokasi vaksinasi di Desa Adaut, Kecamatan Tanimbar. Sementara menyangkut perihnal operasi pengamanan perairan perbatasan, hingga kini belum ditemukan ancaman yang membahayakan. (S-32)