Gubernur Tunggu Surat Usulan Pelantikan

AMBON, Siwalimanews – Gubernur Maluku Murad Ismail menegaskan, dirinya tak mau men­campuri urusan Golkar.

Namun, bila sudah ada surat pengusulan pelantikan pimpinan DPRD Maluku ia akan se­gera memprosesnya ke Mendagri.

“Mereka belum ajukan ke saya, kalau sudah kita proses dan siapa yang yang diganti, apa yang diaju­kan oleh partai itu yang saya laksa­nakan, saya hanya menunggu,” tegas Murad, kepada wartawan usai mem­bagikan DIPA di Gedung Ke­uangan Negara Ambon, Senin (2/12).

Menurut Murad, DPRD tidak meng­halangi pergantian Richard Rahakbauw. Siapa­pun yang menggantikannya adalah urusan internal Golkar.

“Yang pasti Richard Rahakbauw diganti dan siapa­pun yang mengantikan itu sesuai dengan keputusan partainya,” ujarnya.

Sementara Ketua DPRD Maluku, Lucky Wattimury, yang dihubungi melalui telepon selulernya, namun tidak aktif.

Seperti diberitakan, proses per­gantian Richard Rahakbauw belum juga dilakukan. Pimpinan DPRD Maluku beralasan menunggu putu­san Mahkamah Partai Golkar.

DPRD ingin pergantian RR, sa­paannya ke Rasyid Efendy Latucon­sina sebagai Wakil Ketua DPRD Maluku berjalan tanpa keributan.

Ketua DPRD Maluku, Lucky Wa­ttimury mengaku, surat dari Partai Golkar untuk pergantian RR sudah dibahas oleh pimpinan dewan dan badan musyawarah. Bahkan sudah pada tahap penetapan dalam agenda dewan. Namun pada saat yang sama, kuasa hukum RR memasukan surat ke pimpinan DPRD yang meminta PAW RR ditunda hingga ada pu­tusan Mahkamah Partai Golkar.

“Pada saat yang sama kuasa hu­kum Richard Rahakbauw masukan surat kepada pimpinan DPRD Malu­ku yang meminta agar proses PAW Richard ditunda sementara, karena Richard melalui kuasa hukumnya se­dang lakukan gugatan di Mahkamah Partai Golkar,” jelas Wattimury me­lalui pesan WhatsApp saat dikonfir­masi Siwalima, Minggu (1/12). (S-39)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *