AMBON, Siwalimanews – Gubernur Maluku Murad Ismail melepas kontingen Maluku untuk berlaga di MTQ nasional ke-28 di Kota Padang, Sumatera Barat pada 14 November ini  dari kediaman pribadinya, Rabu (11/11).

Peserta MTQ Maluku berjumlah 45 orang tersebut akan didam­pi­ngi pelatih official dan DPRD Ma­luku, sehingga secara keseluru­han rombongan hampir menca­pai 100 orang.

Kontingen Maluku kali ini akan mengikuti semua cabang lomba pada MTQ tingkat nasional yakni, cabang Tilawah, cabang Hifzil Quran, cabang lomba menulis malakah ilmiah Al-Quran, cabang Hafiz Quran, ca­bang Fahmill Quran, serta syarhil Quran (cera­mah).

Gubernur dalam arahannya me­ngingatkan kepada para peserta lomba untuk memperhatikan kesehatan dan beristirahat yang cukup.

“Yang terpenting adalah jangan pernah lupa berdoa kepada Allah SWT, insya Allah kita akan meraih hasil yang terbaik,” kata Murad.

Baca Juga: Brimob Maluku Baksos di Tempat Ibadah

Murad juga meminta kepada para peserta untuk menjunjung tinggi sportifitas dalam berlomba dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan.

“Berlombahlah dengan penuh semangat dan jaga sportivitas serta tetaplah menjaga persatuan dan kesatuan,” pinta Murad.

Selain kepada peserta lomba, Murad juga mengucapkan terima kasih kepada para pelatih, pem­bina para sponsor yang telah men­dukung maupun instansi terkait yang telah memberikan perhatian serius untuk mengembangkan dan pemahaman nilai Al Quran.

Murad juga mengingatkan bahwa, banyak potensi lokal yang  dimiliki maka diharapkan kepada LPTQ Maluku untuk terus mengali dan membina potensi yang ada se­cara baik, serta berkesinam­bungan untuk mendapatkan hasil yang maksimal pada lomba MTQ

“Kedepan perlu kita dibangun rumah hafiz untuk menampung para peserta MTQ yang akan mewakili Maluku dalam event tingkat nasional,” tandasnya.

Ditempat yang sama, Ketua Kontingan MTQ Maluku, Muhammat Marasabessy mengatakan kalau target Pemprov Maluku adalah meraih juara.

“Jadi terget kita adalah medali untuk mengharumkan nama Maluku, karena pengalaman kita pernah meraih juara disejumlah cabang lomba,” ujar Marasabesssy.

Ditanya cabang apa saja yang akan menjadi andalan Provinsi Maluku di tingkat nasional nanti, dirinya mengaku cabang Tilawah, Hifzhil Quran (hafalan Al-Quran).

“Dua cabang lomba ini kita harapkan bisa meraih medali. Saya yakin kita bisa memberikan yang terbaik bagi Maluku,” kata Marasabessy. (S-39)