Gubernur Janji Selesaikan Masalah Guru Honorer

NAMLEA, Siwalimanews – Gubernur Maluku, Murad Ismail berjanji akan menyelesaikan masalah guru honorer di daerah ini dengan melobi pemerintah pusat melalui Menpan-RB Cahyo Kumolo dan Mendiknas Nadine Makarim.

“Harus jemput bola. Guru guru honor di Maluku ini sudah sangat banyak dan ada yang sudah 18 tahun belum diangkat jadi PNS. Ini perlu kita selesaikan segera, biar mereka ada kepastian hidup, mereka juga punya masa depan serta bisa aman,” janji gubernur kepada wartawan usai memimpin upacara Hari Guru Nasional yang dipusatkan di Alun Alun Bupolo, Namlea, Kabupaten Buru, Senin (2/12).

Gubernur juga sempat menyentil kekurangan tenaga guru di Indonesia termasuk di Provinsi Maluku yang mencapai ribuan guru. Walau kekurangan guru masih sebanyak itu, masih terdapat banyak guru honorer yang belum diangkat.

“Masalah guru honorer dan kekurangan guru di daerah harus bisa dituntaskan,” tegasnya.

Saat ditanya berapa kuota tenaga guru yang dibutuhkan Provinsi Maluku, Gubernur enggan menyebut berapa kuota yang dibutuhkan dan berapa guru honorer yang masih belum diangkat.

Dikatakan, tugasnya sebagai gubernur ada dua plus, dimana sebagai gubernur, ia harus mampu mengentaskan kemiskinan, serta harus mampu mensejahterakan masyarakat, termasuk guru.

“Selain itu seorang kepala daerah, gubernur/bupati/walikota harus mampu memetakan dan menjaga sumberdaya alam, agar dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh generasi sekarang dan yang akan datang,” cetusnya.

Menyentil soal tambang gunung botak yang sementara ini sedang ditutup dari aktifitas ilegalnya, gubernur mengaku, ada beberapa pihak yang telah mendatangi dirinya dengan maksud mengelola tambang gunung botak.

Namun ia tidak mau merespon mereka, selama para pemodal ini tidak berkomunikasi dengan para pemegang hak ulayat dan para ahli waris pemiik lahan di Gunung Botak. (S-31)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *