AMBON, Siwalimanews – Gubernur Maluku, Murad Ismail didesak mengembalikan empat dokter spesialis ke RUSD Hau­lussy yang dipindahkan ke RSUD dr Ishak Umarela beberapa waktu lalu.

Desakan ini disampaikan ang­gota DPRD Maluku, Amir Rumra kepada Siwalima, Sabtu (4/12) menindaklanjuti rekomendasi Badan Anggaran DPRD Maluku kepada pemprov berkaitan dengan pengembalian empat tenaga dokter tersebut.

“Kita minta Pemprov Maluku khususnya pak gubernur untuk segera menjalankan rekomen­dasi, terkait dengan pengembalian empat tenaga dokter RSUD Haulussy yang beberapa waktu lalu dimutasi ke RSUD Ishak Uma­rela,” tegas Rumra.

Suka atau tidak suka lanjut Rumra, hari ini rumah sakit yang bisa membantu orang miskin adalah RSUD dr M Haulussy, yang merupakan rumah sakit rujukan, sehingga jika empat tenaga dokter spesialis ini tidak dikembalikan, maka akan berdampak pada akreditasi rumah sakit kedepan.

Kata dia, persoalan kebutuhan kesehatan merupakan kebutuhan dasar yang dijamin oleh UUD, se­hingga ini harus menjadi prioritas, dan hal yang sangat penting untuk diperhatikan Gubernur Maluku dengan mengembalikan empat tenaga dokter spesialis ini ke RSUD dr M Haulussy.

Baca Juga: Sengketa Lahan Tawiri dan TNI-AU Masih Dibahas

Apalagi, di RSUD Haulussy banyak sekali alat-alat kesehatan yang harus dioperasikan, sehingga membutuhkan tenaga dokter spesialis, namun semuanya telah dipindahkan ke RSUD Ishak Umarela, karena itu hal ini harus menjadi perhatian serius dari pemprov.

“Hari ini sangat miris dan kita harus sampaikan bahwa, pelayanan RSUD Haulussy sudah menurun, sehingga mau tidak mau, harus dilakukan langkah terukur, dengan mengembalikan empat tenaga dokter spesialis ini,” tegas Rumra. (S-50)