DOBO, Siwalimanews – Bupati Kepulauan Aru, Johan Gonga minta Komisi I DPRD Provinsi Maluku untuk memperjuangkan kuota CPNS.

Hal tersebut diungkapkan Gonga saat rapat bersama Komisi I DPRD Maluku dengan Pemkab Kepulauan Aru, yang berlangsung di lantai dua kantor Bupati Aru Jumat (19/3).

Hadir dalam rapat tersebut diantaranya, bupati Aru, dr. Johan Gonga, Sekda Kepulauan Aru, Moh Djumpa, Sataf Ahli Bupati, Aleks Tabela, Wak polres Kepulauan Aru Kompol. Yos Renyaan serta pimpinan dinas/badan/bagian lingkup Pemda Aru.

Sementara rombongan Komisi I DPRD Provinsi Maluku yang hadir diantaranya, Ketua Komisi I Amir Rumra, didampingi anggota komisi Benhur. G. Watubun, Tarcius Fatlolon, Frankois. K. Orno, Alimudin Koratlena, Eddyson Sarimanella, serta Sekretaris Dinas Kominfo Provinsi Maluku, Erny Sopalauw.

Gonga dalam penyampaiannya  memberikan apresiasi atas niat baik dan atensi Komisi I yang mau berkunjung ke Aru dalam rangka mendengar dan menampung aspirasi dari Aru yang nantinya dimasukan sebagai angenda kerja DPRD Pronvinsi Maluku untuk dilanjutkan dan diperjuangan bersama-sama di Pemerintah Pusat.

Baca Juga: Jemaat GPM Sinar Gelar Persidangan ke-20

Dalam pertemuan atau dialog bersama itu, Mintra Kerja Komisi I DPRD Provinsi Maluku di Kabupaten Kepulauan Aru, menitipkan cukup banyak kebutuhan dan masalah di Kabupaten Kepulauan Aru yang harus diperjuangkan oleh Komisi secara internal dan DPRD Provinsi Maluku secara kelembagaan.

Diantaranya, Kuota CPNSD Aru yang terbilang sangat sedikit, produk hukum daerah yang sering terkendala mediasi Pemerintah Provinsi, kerja sama Komunikasi dan Informatika di daerah, serta pengembangan Pulau Wokam sebagai rencana pusat pemerintahan baru karena Pulau Wamar atau Kota Dobo sudah merupakan kota padat penduduk.

Sementara itu Sekda Kabupaten Aru, Mohammad Djumpa  juga meminta kepada Komisi I DPRD Provinsi Maluku untuk membantu mendorong rencana pengembangan Pulau Wokam masuk dalam RPJM Provinsi Maluku, sehingga menjadi perhatian serius pemerintah Provinsi dalam pengembangan Pulau Wokam.

Setidaknya kata Djumpa, membangun jembatan penghubung antara Dobo dan Wokam sehingga separu dari aktivitas pemerintah maupun masyarakat bisa dialihkan ke Pulau Wokam karena Kota Dobo merupakan kota padat penduduk terbesar di Indonesia.

“Kami sudah bangun Kampus di sana Pa, cuman akses kesana masih sangat terbatas

Olehnya, kami berharap Komisi I bisa bantu mendorong pengembangan Pulau Wokam, mungkin kedepan bisa mendorng pembangunan jembatan penghubung Dobo dan Wokam, sehingga kalaupun Ibu Kota belum bisa kita alihkan kesana, tetapi paling tidak sebagian dari aktifitas pemerintah maupun masyarakat bisa kita alihkan kesana,” pintah Sekda.

Sementara itu, Sekertaris Dinas Kominfo Provinsi Maluku, Erny Sopalauw, meminta kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Aru untuk mendorong peningkatan anggaran pada Dinas Kominfo Kabupaten Kepulauan Aru dan melakukan kerja sama dengan TV Kabel di Dobo sehingga dapat mengembangkan akses Komunikasi dan Informasi sampi ke kecamatan-kecamatan yang ada di Kepulauan Aru. (S-25)