AMBON, Siwalimanews – Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Ambon diajak untuk berjiwa entrepreneuship atau berwirausaha.

“Mahasiswa harus sejak dini ditanamkan jiwa entrepreneuship atau berwirausaha. Hal ini penting agar ketika menjadi sarjana tidak hanya berpikir untuk menjadi pegawai negeri sipil,” ungkap Ketua Dewan Pembina BPD HIPMI Maluku, Jaqueline Margareth Sahetapy, saat menjadi pembicara dalam Seminar Nasional yang digagas oleh GMKI Cabang Ambon, Sabtu (21/5).

Seminar Nasional dengan tema : Konsolidasi Peran Kader GMKI dalam Pembangunan di Maluku yang Berkelanjutan dihadiri oleh Komisariat GMKI dari sejumlah Perguruan Tinggi di Kota Ambon, yang dipusatkan di Aula LPMP Provinsi Maluku.

Selanjutnya Sahetapy mengatakan, pentingnya seorang mahasiswa ditanamkan jiwa entrepreneuship karena mengajarkan setiap orang untuk mengembangkan keterampilan  unik dan berpikir maju. Selain itu, menciptakan peluang, menanamkan kepercayaan, menjamim keadilan sosial dan merangsang ekonomi.

“Manfaat yang dapat diperoleh jika sesorang memiliki wirausaha yaitu dapat memimpin semua orang. Itulah mengapa jiwa wirausaha perlu dipupuk sejak kecil sehingga kita dapat memiliki keterampilan yang mumpuni dalam menjadi pedoman bagi orang lain,” ujarnya.

Baca Juga: Merusak Mangrove Mahasiswa Uniqbu Lapor DPRD

Dijelaskan, ada empat cara untuk mengubah pola pikir dan mental mahasiswa agar mau menjadi wirausaha yakni satu, perbanyak action dari pada ide semata, mempunyai pebisnis panutan, berada di lingkungan yang benar dan suka belajar hal-hal yang baru.

“Tujuan dan manfaat belajar kewirausahaan sejak berada di perguruan tinggi gar dapat meningkatkan keterampilan mahasiswa khususnya sense of business sehingga akan tercipta wirausaha-wirausaha muda potensial, menumbuhkembangkan wirausaha-wirausaha bru yang berpendidikan tinggi, membangun jejaring bisnis antar pelaku bisnis wirausaha pemula,” ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, untuk terus menggali potensi entrepreneur, maka harus memiliki impian yang besar serta tujuan dari hidup.

“Perpaduan itu semua adalah kunci sukses seorang wirausahawan yang sukses secara berkelanjutan,” cetus.

Didalam seminar nasional tersebut, JMS yang juga Ketua Komite Tetap (Komtap) Geologi dan Eksporasi di Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia itu juga banyak berbagi pengalamannya saat mengguluti dunia entrepreneuship hingga menjadi pengusaha yang sukses seperti saat ini.

Selain JMS, GMKI juga menghadirkan narasumber yakni Rektor IAKN, Yance Zadrak Rumahuru dan Wakil Rektor I Unpatti, Fredy Leiwakabessy. (S-08)