Gempa 4,2 SR Guncang Piru, Warga Panik

PIRU, Siwalimanews – Gempa bumi dengan magnitudo 4,2 SR mengguncang Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Selasa (14/1).

Akibat gempa tersebut, membuat masyarakat Kota Piru dan sekitarnya panik dan sempat berhamburan keluar rumah, lantaran guncangannya dirasakan sangat kuat.

Pantauan Siwalimanews di Kota Piru, Gempa yang menguncang SBB terjadi sekitar pukul 13.41 WIT. Akibat gempa tersebut membuat masyarakat panik dan sempat keluar rumah karena takut bangunan rumah mereka runtuh.

“Kami meraskan getarannya sangat kuat dan hanya sebentar saja, bahkan sempat membuat panik dan kami memilih keluar rumah untuk menghindari reruntuhan,” ungkap Josep Hursepuni warga Piru saat ditemui Siwalimanew di Piru.

Dikatakan, kuatnya goncangan membuat warga yang sedang berkativits di pasar maupun di perkantoran berhamburan keluar mencari tempat yang aman.

Gempa yang dirasakan cukup kuat di Kota Piru karena pusat gempa berjarak  sangat dekat.

Palaksana tugas Kepala Dinas Badan Penanggulangan Becana Daerah (BPBD) SBB  Nasir Suruali saat dihubungi Siwalimanews melalui telepon selulernya, sesaat setelah gempa menjelaskan, berdasarkan data yang diterima dari Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Ambon, titik gempa tersebut terletak pada koordinat 3.01 Lintang Selatan dan 127.9 Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di darat 33 km Barat Piru-pada kedalaman 10 km.

Menurutnya, gempa yang terjadi pukul 13.41 WIT tersebut dirasakan kuat oleh warga Kota Piru dan sekitarnya, serta sempat membuat masyarakat panik keluar rumah, setelah itu kembali ke rumah karena getarannya hanya sebentar saja dan tidak lama.

“Walaupun gempa tadi tersa cukup kuat namun tidak ada bangunan yang mengalami kerusakan,” ujarnya.

Gempa dengan magnitudo 4,2 SR tersebut, tidak berpotensi tsunami, untuk itu ia menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan waspada apa bila terjadi gempa susulan.

“Saya himbau warga untuk tidak panik karena gempa ini tidak berpotensi tsunami, yang mengungsi ke dataran tinggi juga diminta berhati-hati karena ditakutkan terjadi longsor,” himbaunya.(S-48)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *