Gandeng BNN, Kemenhan Sosialisasi P4GN bagi Prajurit TNI

AMBON, Siwalimanews – Bahaya penyalahgunaan narkoba saat ini menjadi  momok yang sangat menakutkan, bukan hanya bagi masyarakat, namun juga Prajurit TNI. Bahkan saat ini, narkoba telah mempengaruhi kehidupan hampir semua komponen bangsa, sehingga dikhawatirkan akan menghancurkan masa depan, khususnya prajurit TNI yang merupakan garda terdepan menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI.

Menyikapi hal itu, maka Kementerian Pertahanan RI Dirjen Kekuatan Pertahanan bersama BNNP Maluku melaksanakan sosialisasi tentang pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran narkoba (P4GN) bagi prajurit di lingkungan Kemenhan dan TNI yang dipusatkan di  Kompi C Yonif Raider 733/Masariku, Desa Wayame, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon.

“Tujuan diadakannya sosialisasi ini adalah sebagai upaya Kemenhan untuk mengantisipasi potensi penyalahgunaan narkoba atau bahan berbahaya yang dapat menimbulkan dampak buruk bagi prajurit dan keluarganya, serta membekali peserta dengan pengetahuan tentang narkoba atau bahan berbahaya, sehingga peserta sosialisasi ini nantinya diharapkan untuk menjadi duta P4GN,” ujar Kapendam XVI/Pattimura Kolonel Inf Jansen Simanjuntak dalam rilisnya yang diterima redaksi Siwalimanews, Jumat (6/9).

Kegiatan sosialisasi P4GN kata Kapendam, merupakan program dari komando atas  dalam rangka mendukung dan mensukseskan program “Indonesia Bebas Narkoba” khususnya di jajaran TNI.

“Sesuai peraturan yang ada dilingkungan TNI, bahwa prajurit yang terjerat narkoba pasti akan diberhentikan dengan tidak hormat,” ujar Kapendam.

Sosialisasi ini diikuti 40 peserta yang terdiri dari personel Kodam XVI/Pattimura, Lantamal IX/Ambon dan Lanud Pattimura. Narasumber yang dihadirkan masing-masing, Analis Madia Nubika Ditjen Kuathan Kemenhan Kolonel Ckm Petrus Sembiring, perwakilan Dirkes Ditjen Kuathan Kemenhan, Letkol Laut (PM) Suhirto, Letkol Laut (K) Aris Kartono, dan perwakilan dari BNN Provinsi Maluku Abner Timisela.

Pada kesempatan itu tambah Kapendam, juga diadakan tes urine kepada seluruh peserta yang mengikuti sosialisasi tersebut. (S-21)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *