Ferry Fokus di Polisi, Friedson Kendalikan BNI

AMBON, Siwalimanews – Pengganti Ferry Siahainenia, Friedson WNK mengaku, operasional BNI Ambon saat ini dalam kendalinya.

Friedson ditunjuk oleh pimpinan BNI Wilayah Makassar menggantikan Ferry Siahainenia, agar operasional  BNI Ambon berjalan dengan baik.

“Saya sejak minggu lalu sudah di Ambon. Saya ke Ambon untuk mengendalikan bank ini, karena dalam masalah,” kata Friedson, kepada Siwalima di Kantor BNI Cabang Ambon Kamis (15/11).

Menurutnya, ia mengendalikan bank plat merah itu agar Ferry fokus untuk pemeriksaan di Ditreskrimsus Polda Maluku dalam kasus pem­bobolan uang nasabah yang dilaku­kan Faradiba Yusuf.

“Iya, jadi saya ditugaskan ke Ambon ini salah satu tujuannya agar pak Ferry itu lebih fokus ke peme­riksaan yang dilakukan polisi. Tidak mungkin beliau konsen terhadap pemeriksaan lalu mengendalikan lagi perusahaan besar ini. Tidak ada masalah dalam pergantian pucuk pimpinan hanya saja, kita mana­jemen diberikan kesempatan dan ruang kepada pak Ferry untuk fokus ke pemeriksaan polisi dulu,” jelas Friedson.

Friedson juga mengaku, SK tugasnya di Ambon hingga 22 November 2019. Namun manajemen bisa saja memperpanjang masa tugasnya.

“Jadi SK saya itu sampai 22 November. Jika nanti ada perpanjangan dari pihak manajemen, pasti saya tetap di Ambon, tetapi itu tergan­tung pimpinan,” katanya.

Friedson mengatakan, BNI tetap konsisten memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Salah satunya layanan digitalnya. Berbagai macam produk layanan digital telah diluncurkan BNI agar bisa bersaing di era teknologi seperti sekarang ini.

“Sejalan dengan program BI yakni menggalakan program gerakan nasional uang non tunai, maka BNI akan senantiasa melakukan pening­katan sarana teknologi guna mem­berikan pelayanan jasa ke­uangan untuk masyarakat serta kemudahan dalam bertransaksi,” jelasnya.

Ditambahkan, BNI menyediakan berbagai sarana penunjang tran­saksi tanpa uang cash di area Ambon, salah satunya dengan me­nempatkan 625 unit mesin Elektronic Data Caputer (EDC) yang tersebar di Kota Ambon, Pulau Seram, Kepulauan Aru dan area Maluku lainnya yang difungsikan untuk menerima pembayaran non tunai dan kartu kredit ataupun kartu debit. (S-32)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *