AMBON, Siwalimanews – Dua kelompok mahasiswa pada Universitas Pattimura Ambon, yakni mahasiswa Fakultas Teknik dan mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 9FKIP) terlibat bentrok,  Kamis (16/6).

Kedua kelompok mahasiswa ini saling baku lempar antar satu sama lain di sekitar kampus Fakultas Ekonomi sekitar pukul 10.00 WIT, namun aksi baku lempar itu sempat terhenti sejenak, karena beberapa dosen dari kedua fakultas turun tangan untuk menghalau bentrokan itu, namun sekitar pukul 13.05 WIT aksi saling baku lempar kembali terjadi, dikarenakan mahasiswa dari kedua fakultas ini mulai bertambah banyak.

Akibat aksi saling baku lempar hingga adu jotos itu, membuat beberapa mahasiswa dari kedua fakultas ini mengalami luka lantaran terkena lemparan batu sehingga harus dilarikan ke rumah sakit. Bahkan, beberapa kaca dan atap bangunan kampus juga pecah akibat terkena lemparan batu.

Bentrokan akhirnya berhenti setelah Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Unpatti Jusuf Madubun turun tangan.

Baca Juga: Jukir Menjerit Setoran Naik, DPRD Tunggu Laporan

Madubun pada kesempatan itu mengaku akan meliburkan aktivitas perkuliahan demi mengantisipasi bentrokan kembakli terjadi. Pasalnya, bentrokan antar mahasiswa ini sudah terjadi dalam dua hari terakhir ini, maskipun dari pihak kampus sudah minta untuk dihentikan.

“Kita sudah mediasi minta dihentikan bentrokan ini, bahkan kedua fakultas kita sudah pertemukan dan sudah saling jabat tangan dan saling berpelukan minta maaf, oleh sebab itu saya minta mereka untuk tahan emosi,” ucap Madubun

Saat ini kondisi kampus mulai tenang dan kondusif setelah personel dari Polsek baguala dan Polresta Ambon dibantu petugas kampus dan para dosen berhasil melerai bentrokan tersebut. (S-10)