DPRD Minta Pemda Tindak Pedagang tak Pakai Masker

AMBON, Siwalimanews – DPRD Provinsi Maluku meminta, pemerintah daerah dan gugus tugas untuk menindak tegas para pedagang dan masyarakat yang tidak menggunakan masker saat berbelanja di pasar Mardika dan pasar Batu Merah.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Maluku, Hatta Hehanusa  kepada Siwalima, Sabtu (11/4).

Hehanusa mengakui, selama beberapa hari ini memantau pergerakan masyarakat di pasar Mardika dan pasar Batu Merah, didapati kondisi sangat memprihatinkan, dimana terjadi transaksi manusia yang cukup banyak dan itu sangat rawan terhadap penularan covid-19.

Hatta memastikan, hampir 95 persen lebih masyarakat yang pergi ke pasar Mardika dan Batu Merah tidak menggunakan alat pelindung diri, minimal menggunakan masker sebagaimana yang dianjurkan pemerintah.

“Jujur sangat memprihatinkan, dalam beberapa hari terakhir ini, pagi dan sore itu saya berada di pasar Mardika, saya lihat 95 persen baik pedagang dan masyarakat yang belanja tidak gunakan masker,” ungkap Hehanussa.

Padahal kata Hehanussa, penyebaran virus corona sangat besar berpeluang terjadi melalui sarana komunikasi dan tempat keramaian seperti, di pasar dan masyarakat belum sepenuhnya menyadari akan hal itu.

Selain itu, Henanusa juga menyayangkan tingkat kesadaran masyarakat terhadap penyebaran covid-19, khususnya di Kota Ambon sangat rendah, jika diban­-dingan dengan tingkat transaksi yang terjadi dipasar saat ini

Olehnya itu, politisi Gerindra ini pun mendorong pemerintah daerah dan juga lembaga-lem­baga lain yang merasa priha­-tin, untuk sama-sama melakukan langkah-langkah konkrit terhadap pedagang serta masyarakat yang berbelanja di pasar.

Hehanussa meminta kepada tim gugus tugas, melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian dan Pemerintah Kota dalam hal ini Satuan Polisi Pamong Praja, untuk lebih tegas baik di pasar Mardika ataupun pasar Batu Merah, karena pemerintah telah mewajibkan masker digunakan ketika beraktivitas diluar rumah, apalagi ini untuk kebaikan semua masyarakat. (Mg-4)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *