DPRD Kecam Kinerja Inspektorat dan P3AMD

AMBON, Siwalimanews – DPRD Kota Ambon mengecam kinerja Inspektorat Kota dan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Masyarakat Desa (P3AMD) yang lemah dalam pengawasan.

Bagimana tidak, karena ada desa maupun negeri yang bermasalah dalam penggunaan Dana Desa (DD) maupun ADD, diantaranya Negeri Laha, Negeri Hatalai, dan Desa Urimessing.

Sekretaris Komisi I DPRD Saidna Azhar Bin Taher, dengan nada tegas bahwa dirinya kecewa dengan kinerja dari inspektorat  dan P3AMD, mereka melakukan audit namun ada desa yang bermasalah.

“Saya kecewa, untuk apa melaku­kan audit kalau kenyataannya ada desa yang bermasalah,”cetus Ashar kepada Siwalima di Baileo Rakyat Belakang Soya, Rabu (4/12).

Ia juga mempertanyakan tugas dan fungsi dari inspektorat dan P3AMD, karena saat ini baru bebe­rapa desa yang sementara diproses, namun kedepan akan ada desa-desa lain.

Menurutnya, jika ada laporan dari masyarakat menyangkut dengan DD maupun ADD, DPRD akan mendu­kung untuk langkah proses hukum.

“Apa fungsi kalian selama ini tugas. Jadi kita akan kawal dan kita akan dukung untuk kejakaan mela­kukan audit ADD maupun DD. Supaya pemkot bisa mempertang­gungjawabkan kinerja mereka ke­pada publik,”tandasnya.

Saidna mengatakan, kepala-kepala desa dalam penggunaan DD maupun ADD banyak yang belum mengeta­huinya. Oleh karena itu, Pemkot harus melakukan pengawasan dan pembinaan kepada mereka.

“Banyak kepala desa maupun raja yang awam dalam menjalankan regulasi dan aturan-aturan yang ada. Tugas inspektorat dan P3AMD harus bisa memberikan mereka pembinaan. Alhasilnya, banyak kades maupun raja yang terkena kasus DD maupun ADD kan kasihan mereka,”katanya.

Pada kesempatan itu, ia menam­bahkan inspktorat dan P3AMD harus bisa menjalankan fungsi dan tugas mereka, agar tak ada lagi desa atau negeri yang bermasalah. (S-40)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *