DPRD Aru Bentuk Pansus Kas Daerah

DOBO, Siwalimanews – DPRD Kabupaten Kepulauan Aru memastikan akan membentuk Pansus terkait dengan kosong kas daerah di Bank Maluku Malut Cabang Dobo.

“Saya pastikan kita akan segera bentuk Pansus untuk telusuri terjadinya kekosongan kas daerah,” tegas Wakil ketua DPRD Aru, Lanurdin Senen kepada wartawan di Sekretariat DPRD, Selasa (14/1).

Menurutnya, kekosongan kas daerah, bukan lagi suatu isu atau informasi, namun  fakta, karena Kepala BPKAD Aru, Jacob Ubyaan telah mengakuinya dalam rapat dengar pendapat bersama DPRD.

Oleh sebab itu, kata Senen, untuk menelusuri penyebab terjadinya kekosongan pada kas daerah ini, maka kita akan membentuk pansus. Nantinya kerja pansus ini diharapkan dapat menemukan penyebab kekosongan kas daerah tahun anggaran 2019, entah itu terjadi akibat penyalahgunaan anggaran atau penyebab lainnya.

“Diketahui kas kosong ini, ketika BPKAD mengeluarkan surat perintah pembayaran dana (SP2D) untuk pencairan sejumlah proyek,” ungkapnya.

Menurutnya, ini sesuatu hal diluar akal sehat, setiap program masing-masing OPD,  baik itu berupa pekerjaan fisik maupun non fisik berdasarkan anggaran dalam DPA masing-masing dan uangnya ada di kas daerah, sehingga apabila kas kosong maka, ini harus ditelusuri penyebabnya.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber terpercaya Siwalimanews di Bank Maluku Malut Cabang Dobo terkait tidak ada pencairan anggaran proyek, bahwa anggaran yang ada di Bank Maluku cukup banyak, namun kas daerah kosong, sehingga tidak bisa melakukan pencairan sesuai dengan SP2D yang di turunkan BPKAD.(S-25)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *