KENDATI hingga kinii stok bahan pangan di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) cukup tersedia, bahkan diprediksi mampu bertahan sampai dengan usai Ramadhan nanti, namun untuk memastikan harga-harga di pasaran agar tetap stabil, MAKA Pemkab SBT diminta senantiasa melakukan pemantauan.

Selain itu, untuk memastikan stabilisasi harga di pasaran, pemantauan ini juga berguna bagi Pemkab dalam menetapkan harga pangan jika ternyata harga-harga di pasaran saat ini terlanjur melambung dari sebelumnya akibat dipicu tingginya permintaan terutama dalam bulan Ramadhan seperti saat ini.

Dengan begitu masyarakat dapat mengetahui secara pasti waktu membeli dan menjual dengan harga yang terjangkau.

“Kapan dia harus beli, kapan dia harus tunda. Pedagang pun demikian, kapan dia harus menjual. Ini harus disampaikan secara merata, sehingga kenaikan harga bisa terkendali dan masyarakat tidak terganggu dengan isu kenaikan harga,” ujar Husin Rumadan, Anggota Komisi B DPRD SBT kepada wartawan di Bula, Selasa (5/4).

Sebelumnya pada Senin (4/4), DPRD juga telah melakukan kunjungan kerja di Kecamatan Pulau Gorom dan Gorom Timur untuk memastikan ketersediaan stok pangan dalam bulan Ramadhan ini. Hasilnya bahan pangan terutama sembilan bahan pokok cukup tersedia bahkan surplus dari kebutuhan konsumsi masyarakat. Stok yang tersedia ditaksir mencukupi sampai dengan lebaran idul Fitri nanti.

Baca Juga: Stok Minyak Goreng di SBT Aman

Mengenai harga, politisi PKS ini mengaku beberapa bahan sembako seperti minyak goreng kini mulai mengalami kenaikan harga sebagai akibat dari isu kenaikan harga minyak goreng pada sejumlah daerah di Indonesia.

“Awalnya kenaikan harga ini telah diantisipasi bersama Pemkab, hanya saja tidak diikuti dengan pengawalan yang baik sehingga terjadi kenaikan harga,” katanya. (S-08)