PIRU, Siwalimanews – Guna mendorong kreativitas pelaku usaha agar bisa membuat berbagai inovasi kuliner yang berbeda dengan kuliner pada umumnya, Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) menggelar workshop ekonomi kreatif.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Badan Pendapatan Daerah Paulus Carles Pical sekaligus membacakan sam­-butan Bupati Moh.Yasin Payapo.

Kata bupati, tujuan diadakannya workshop ekonomi kreatif selain pengenalan ulang tentang apa yang dimaksud dengan ekonomi kreatif ini, diharapkan dapat memberikan pembelajaran kepada peserta workshop tentang cara memasarkan produk khususnya bagi kuliner.

“Melalui jejaring internet serta media sosial, sehingga pasar yang diperoleh lebih luas serta dapat mengenalkan produk mereka keluar daerah bahkan sampai keluar negeri,” ucapnya.

Dengan terpromosinya produk ekonomi kreatif tentunya, dapat mendukung penghargaan terhadap konsep dan ide penciptaan serta giat kreatif masyarakat, yang pada akhirnya dapat meningkatkan perekonomian para pelaku ekonomi kreatif.

Baca Juga: Tahun 2021, Standar Pelayanan Minimum Jadi Prioritas Dinkes

Disisi lain, juga dapat menarik minat wisatawan yang ingin menikmati langsung produk kreatif dan kuliner yang diciptakan ditempat asalnya.

Menurut bupati, dengan kegiatan ini pelaku usaha dapat membuka akses dan mengenalkan pelaku usaha dengan pihak permodalan terutama perbankan, guna mengetahui lebih jauh tentang syarat-syarat memperoleh modal usaha.

“Tujuannya agar usaha yang sudah dirintis akan lebih berkembang dengan pendampingan modal yang baik,” tuturnya.

Sedangkan tujuan utama dari workshop ini kata bupati, menghubungkan pariwisata dan ekonomi kreatif dengan sasaran pengembangan pariwisata tidak hanya dari segi objek fisiknya, namun dari sumber daya manusia pendukung.

Menurutnya, pemerintah daerah menginginkan bagaimana industri pariwisata tersebut bisa memberdayakan masyarakat. Karena itu diharapkan para peserta setelah mengikuti workshop ini, bisa memproduksi serta menghasilkan karya-karyanya dan tentunya agar bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang ada di Bumi Saka Mese Nusa.

(S-48)