AMBON, Siwalimanews – Dinas Pendidikan Kota Ambon saat ini sementara menginput data siswa dan guru sekaligus mensinkronisasikan data tersebut ke Data Pokok Pendidikan (Dapodik) di Kemendikbud.

Penginputan data ini terkait dengan dana bantuan yang akan ditransfer pemerintah pusat ke rekening setiap sekolah untuk menunjang proses belajar mengajar secara daring maupun luring di Kota Ambon.

“Bantuan dana ini tidak lagi ditransfer ke dinas tapi langsung ke rekening sekolah masing-masing. Untuk itu kita sementara sinkronkan datanya ke dapodik,” jelas Kadis Pendidikan Kota Ambon Fahmi Salatalohy kepada wartawan di Ambon, Jumat (4/9).

Dijelaskan, bantuan yang akan diberikan pemerintah ini termasuk bantuan pulsa kepada para guru yang memberikan proses pembelajaran jarak jauh (PJJ) serta  untuk keperluan fotocopy bahan ajar serta akomodasi guru yang membawa bahan ajar ke siswa yang masuk dalam kategori belajar luar jaringan (luring).

“Untuk berapa jumlahnya saya kurang tahu persis, sebab dananya ditransfer oleh pemerintah pusat langsung ke rekening sekolah masing-masing. Kita di dinas hanya persiapkan laporannya saja untuk ditindak lanjuti,” jelas Salatalohy.

Baca Juga: Beri Keterangan Palsu, Syahrul Bisa Jadi Tersangka

Ia mencontohkan, jika dana itu dipakai belanja kebutuhan untuk pencegahan covid-19 di sekolah, maka laporannya dibuat oleh sekolah. Dinas hanya tinggal menunggu pihak sekolah menyerahkan bukti pembelian tersebut.

“Nantinya dari bukti-bukti belanja kebutuhan itu, dinas kemudian membuat laporan untuk keperluan proses audit nanti,” ujarnya.

Menurutnya, data yang dinput ke Dapodik itu juga, termasuk nomor handphone setiap siswa, sebagaimana janji pemerintah akan membantu memberikan pulsa data kepada setiap murid sekolah yang ekonomi lemah. (Mg-5)