Jakarta, Siwalimanews – Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri Bahtiar, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Masyarakat Ilmu Pemerintahan Indonesia (MIPI), periode 2021-2026.

Keputusan itu berdasarkan hasil Munas MIPI VII yang berlangsung secara luring di Hotel Aryaduta Jakarta, dan daring melalui sambungan virtual, Sabtu (5/6).

Bahtiar dalam sambutannya mengungkapkan rasa harunya atas dukungan yang diberikan anggota MIPI untuk mengemban amanah sebagai Ketua Umum MIPI.

“Saya calonkan diri secara sadar memimpin organisasi ini. Saya lakukan ini atas pertimbangan ideologis dan bagian dari sejarah hidup saya,” ujar Bahtiar.

Menjadi Ketua Umum MIPI kata Bahtiar, bukanlah untuk kepentingan pribadinya. Namun, jabatan tersebut sebagai alat untuk melayani berbagai pihak, sekaligus wadah silaturahmi dengan para senior dan gurunya yang banyak bergabung dalam MIPI. Salah satu guru tersebut yakni, Ryaas Rasyid yang menjabat sebagai Ketua Dewan Penasihat MIPI.

Baca Juga: Skema Pembangian PI 10 Persen Tunggu Kesepakatan Pemda KKT

Bahtiar juga menginginkan MIPI menjadi organisasi yang mampu beradaptasi dengan perubahan lingkungan. Bila tak bisa beradaptasi, MIPI bakal tertinggal, bahkan hanya jalan ditempat.

“Sekarang tidak banyak lagi ilmuwan yang produktif di ilmu pemerintahan terutama, jadi itu kerisauan sendiri bagi MIPI,” tandas Bahtiar.

Sementara itu, Ketua Umum MIPI periode sebelumnya, Ridho Ficardo berharap, di bawah kepemimpinan Bahtiar, organisasi ini dapat menjadi lebih baik dari periode sebelumnya.

Terutama, dalam memberikan kontribusi nyata dengan memberikan pemikiran terbaik bagi pengembangan ilmu pemerintahan di Indonesia.(S-32)