CLOSE AD

Data Suspek Covid-19 di Maluku 173 Kasus

ODP di Buru Bertambah

AMBON, Siwalimanews – Berdasarkan data dari Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Provinsi Maluku pada Selasa (7/4) pukul 12.00 WIT,  jumlah kasus suspek covid-19 di Maluku yang sebelumnya 157 kasus kini naik menjadi 173 kasus.

Juru bicara tim gugus Mei­k­yal Pontoh menjelaskan, dari total 173 kasus itu terdiri dari pasien dengan status Orang Dalam Pemantauan (ODP) 154 kasus, kemudian Pasein Dalam Pengawasan (PDP) 17 kasus,  1 pasien yang terkonfirmasi positif dan satu pasien terkonfirmasi telah sembuh.

“Peningkatan jumlah kasus ini ada pada ODP yang sebelumnya hanya 141 kasus meningkat menjadi 154 kasus, begitupun pada PDP yang awalnya hanya 15 orang meningkat menjadi 17 orang. Begitupun terdapat 1 pasien baru yang terkonfirmasi positif.  Sedangkan untuk pasien yang sembuh tidak alami perubahan yakni tetap 1 orang,” urai Pontoh saat dikonfirmasi Siwalimanews melalui telepon selulernya, Selasa (7/4).

Ia merincikan, dari total 154 ODP itu, terdiri dari Kota Ambon 57 orang, Kabupaten Malteng 2 orang, SBB 17 orang, Kabupaten SBT 2 orang, Kabupaten Buru 53 orang, Bursel 4 orang, Kota Tual 4 orang, Kabu­paten Malra 2 orang, Kabupaten Tanimbar 6 orang, Kabupaten Aru 7 orang dan Kabupaten MBD nihil.

“Peningkatan ODP ini terjadi di Kabupaten Buru yang awalnya itu hanya 44 orang meningkat menjadi 53 orang, kemudian terjadi peningkatan juga pada Kota Ambon awalnya 52 orang naik jadi 57 orang,” tuturnya.

Sementara untuk PDP juga alami penambahan dari sebelumnya hanya 15 orang, kini naik menjadi 17 orang, dengan perincian, Kota Ambon 7 orang, 4 di Kabupaten Malteng, 3 di Tual, Malra 1 orang, dan Kepulauan Aru 2 orang.

Dengan demikian total keseluruhan data kasus suspek covid-19 di Maluku sampai dengan Selasa (7/4) Pukul 12.00 WIT berjumlah 173 kasus, yang terdiri dari ODP 154 orang, PDP 17 orang, 1 pasien positif dan pasien yang sembuh 1 orang. (S-39)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *