AMBON, Siwalimanews – Program Brimob Ramah Anak Indonesia (BRAIN) dengan menyediakan fasilitas belajar dan akses internet gratis bagi para pelajar yang kurang mampu di Kota Ambon, sampai saat ini masih terus berlanjut, namun tetap mengedepankan protokol kesehatan (Prokes).

Bertempat di Markas Komando Detasemen Gegana, fasilitas ruang belajar daring yang disediakan, sebelum anak-anak masuk harus memakai masker, kemudian terlebih dahulu mencuci tangan serta mengukur suhu.

Setelah melewati tahapan itu, baru kemudian anak-anak dapat menggunakan fasilitas yang tersedia. Program sendiri bertujuan untuk membantu masyarakat atau anak-anak kurang mampu yang memerlukan jaringan internet untuk belajar secara daring.

Komandan Satuan Brimob Polda Maluku Kombes M Guntur menjelaskan, program ini merupakan program Dankor Brimob Irjen Anang Revandoko yang diusung oleh Korps Brimob yang dilaksanakan di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Lahadalia Berikrar Bangun Investasi di Malteng

“Kita juga melengkapi sarana dan prasarana, yang paling utama adalah menjaga protokol kesehatan. Mudah-mudahan program ini bermanfaat bagi masyarakat, terutama untuk siswa dan pelajar yang ada di Maluku khususnya di Kota Ambon,” ungkap Dansat.

Menurutnya, program ini sendiri mulai digelar sejak bulan Agustus kemarin hingga saat ini di Satuan Brimob Polda Maluku.

“Kami berharap dengan program ini, dapat membantu meningkatkan kualitas pendidikan yang dilaksanakan secara online pada masa pandemi Covid 19, sehingga murid-murid yang terkendala masalah akses internet saat belajar daring dapat teratasi dengan adanya program ini,” tutupnya. (S-45)