AMBON, Siwalimanews – Kepala Kantor Wilayah Kemenag Maluku, H Yamin, menjelaskan, CJH Maluku yang akan mengikuti ibadah haji tahun ini berjumlah 496 orang.

CJH Maluku tergabung dalam kloter 9 dan 10 akan diberangkatkan dari Ambon menuju embarkasi Makassar pada 24 Juni dan selanjutnya akan diberangkatkan ke tanah suci  pada 25 Juni.

“Untuk tahun ini CJH usia paling tertua 65 tahun atas nama Mataweru La Sade asal Kabupaten Seram Bagian Timur dan yang termuda 21 tahun atas nama Khusnul Syafitri Syamsudin asal Kabupaten Buru,” jelas Yamin dalam laporannya pada acara pelepasan CJH Maluku yang berlangsung di aula Gedung Jabal Nur Asrama Haji Waiheru Ambon, Kamis (23/6)

Pada kesempatan itu Yamin juga menyampaikan terimakasih kepada pemda dan DPRD Provinsi Maluku yang telah memutuskan membiayai seluruh biaya transportasi seluruh CJH Maluku, selain itu hibah pembangunan masjid di area Asrama Haji dan Ranperda Penyelenggara Haji yang akan disahkan oleh DPRD Maluku.

“Untuk para jemaah kami berpesan jaga kekompakan dan kerjasama yang baik, jaga kesehatan serta patuhi aturan yang diatur oleh pemerintah,” harap Kakanwil

Baca Juga: Wattimury Ingatkan Kader PDIP Perjuangkan Kesejahteraan Rakyat

Sementara itu Gubernur Maluku Murad Ismail saat melepas CJH Maluku mengatakan, 496 CJH asal Maluku dapat berangkat sesuai kuota povinsi ini, setelah dua tahun berturut-turut pelaksanaan ibadah haji ditiadakan akibat Covid-19, sehingga dengan dibukanya pelaksanaan ibadah haji, maka harus diimbangi dengan peningkatan pelayanan kepada jemaah haji, sehingga memberikan kenyamanan bagi mereka dalam menjalankan ibadah.

“Atas nama pemerintah maupun pribadi dan seluruh masyarakat Maluku kami senantiasa mendoakan jemaah haji dan petugas diberikan kekuatan lahir dan bathin serta kesehatan selama melaksanakan ibadah haji,” ungkap gubernur.

Gubernur berharap, CJH gunakan waktu selama 40 hari untuk memperbanyak ibadah seperti berzikir, berdoa, bersodaqoh dan tawakal, semuanya untuk meraih ridho dan rahmat dari Allah SWT yakni menjadi Haji yang Mabrur dan Mabruroh.

“Junjung tinggi martabat bangsa, dengan bertingkah yang sopan, tertib, tunjukan kepribadian sebagai umat islam warga Indonesia, kami juga mohon doa agar dapat mendoakan agar Provinsi Maluku tetap tentram, aman dan terhindar dari semua bencana,” kata gubernur

Kepada petugas haji baik pemandu, pembimbing, tim kesehatan serta panitia penyelenggara ibadah hai (PPIH), Gubernur minta agar dapat melakukan tugas-tugas  dengan serius dan sepenuh hati, sesuai dengan amanah dan tanggungjawab yang dibebankan.

Hadir dalam acara pelepasan, pimpinan Forkopimda Maluku dan instansi vertikal, pimpinan OPD Maluku, Bupati Maluku Tenggara, Penjabat Bupati SBB, Wakil Bupati Aru serta pejabat eselon III di Lingkup Kanwil Kemenag Maluku serta Kepala Kantor Kemenag kabupaten/kota se-Maluku. (S-08)