Cekcok, Istri Habisi Suami dengan Pisau Dapur

AMBON, Siwalimanews – Nyawa Hairun Ibrahim (35), warga Air Salobar Pohon Mangga, Kecamatan Nusaniwe, melayang setelah ditikam  oleh Handayani Rumakway (32), istri sirihnya.

Korban tewas dengan luka di leher akibat tusukan pisau dapur.  Kejadian itu terjadi pada Kamis (14/11) pukul 21.30 WIT di kos-kosan kawasan Air Salobar, tempat keduanya tinggal.

Paur Subbag Humas Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Ipda Izaac Leatemia, kepada wartawan Jumat (15/11) menjelaskan, kejadian bermula setelah korban mengkonsumsi miras jenis sopi, bersama salah seorang  te­mannya.

Usai mengkonsumsi miras, Handayani dan korban terlibat adu mulut, dan berujung penganiayaan terhadap Handayani. Lantaran emosi, Handayani langsung balik menganiaya korban dengan pisau dapur.

“Saat terjadi cekcok mulut antara korban dengan pelaku, kemudian korban dipukul oleh pelaku seba­nyak satu kali, hingga mengenai bagian mulut. Ketika korban hendak memukul yang kedua kalinya, pelaku yang sementara memegang pisau dapur spontan membalas dengan mengarahkan pisau ke bagian leher sebelah kiri korban,” jelas Leatemia.

Korban sempat mengejar Handa­yani hingga ke depan kos-kosan, namun akibat luka yang cukup pa­rah, korban akhirnya jatuh di depan kos.

Handayani dan warga kos sempat mengevakuasi korban ke RSUD dr. Haulussy  Ambon, namun beberapa menit kemudian dokter menyatakan korban meninggal akibat kehilangan banyak darah.

Polsek Nusaniwe yang mendapat­kan informasi tersebut langsung menuju ke rumah sakit dan meng­amankan Handayani.

Jenazah korban sempat dieva­kuasi ke RS Bhayangkara Tantui untuk otopsi, namun pihak keluarga korban menolak dilakukan otopsi.

“Pelaku sempat ditahan di Pos Benteng, namun kemudian diserah­kan ke Polres Ambon untuk proses lanjut, sementara untuk korban pihak keluarga menolak otopsi dan sudah menandatangani surat pe­nolakan,” jelas Leatemia. (S-27)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *