AMBON, Siwalimanews – Janji Pemprov Maluku merehabi­litasi rumah tidak layak huni tahun anggaran 2020 terealisasi dengan cairnya Rp.3,3 miliar dari APBD. Jumlah anggaran ini disalurkan ke 63 ke­luarga yang rumahnya tidak layak huni yakni di Kabupaten SBT 13 ru­mah, Kabupaten Buru 6 rumah, Ambon 41 rumah dan Kota Tual 3 rumah.

“Dalam minggu ini, re­habilitasi rumah tidak la­yak huni mulai dilakukan di Kabupaten SBT dan Kota Ambon,” jelas Kepala Dinas Peruma­han dan Kawasan Permukiman Maluku, Denny Lilipory yang dikon­firmasi Siwalima melalui telepon selulernya, Selasa (25/8).

Dijelaskan sebelumnya Guber­nur Maluku Murad Ismail, telah menyalurkan anggaran rehabilitasi rumah tak layak huni secara simbol kepada perwakilan pene-rima. “Realisasinya mulai minggu ini sudah mulai kita bangun dimulai dari Ambon dan Kabupaten SBT,” terang Lilipory.

Kado HUT

Sebanyak 63 kepala keluarga di Maluku memperoleh kado di HUT Provinsi Maluku ke-75 berupa bantuan bedah rumah tak layak huni.

Total bantuan sebesar Rp 33 mi­liar itu, diserahkan secara sim­bolis oleh gubernur kepada dua warga Kota Ambon se­ba­gai perwakilan pene­rima bantuan masing-masing Wa Ode Fitri warga Desa Laha dan Yacob Wattimena war­ga Desa Lata, saat  perayaan HUT Provinsi Maluku ke-75 di Lapa­ngan Merdeka Ambon, Rabu (19/8).

Kepala Dinas Perumahan dan Ka­wasan Permukiman Maluku De­nny Lilipory usai perayaan HUT provinsi kepada wartawan menje­laskan, bantuan bedah rumah seni­lai Rp 33 miliar ini akan dibagikan kepada 63 KK yang tersebar di empat kabuapten/kota, dimana masing-masing KK akan mem­peroleh 40 juta.

Bantuan yang diberikan ini tidak da­lam bentuk uang tunai, namun da­lam bentuk bahan bangunan, bah­kan untuk proses bedah rumah juga akan dikerjakan oleh pihak ketiga yang telah disiapkan pemerintah.

“Penyerahan tadi dilakukan oleh pak gubernur secara simbolis kepada dua perwakilan penerima disela-sela upacara peringatan HUT Provinsi Maluku ke-75 di Lapangan Merdeka,” jelas Lilipory.

Anggaran bedah rumah ini, kata Lilipory bersumber dari APBD 2020 milik Dinas PUPR. Setelah penyerahan secara simbolis tadi, maka pihaknya akan membagikan bantuan ini ke setiap penerima agar proses bedah rumah mereka dapat segera dilakukan. (S-39)