MASOHI Siwalimanews – Bupati Maluku Tengah (Malteng) Tuasikal Abua, melantik dan meresmikan Badan Saniri Negeri Lilipori Kalapessi Soahuku, Sabtu (12/6).

Acara sakral yang berlangsung di Lapangan Nunusaku Negeri Soahuku Kecamatan Amahai, Maluku Tengah itu diharapkan dapat secepatnya melaksanakan tugas dan perannya guna menghasilkan Kepala Pemerintah Negeri (KPN) dengan tempo waktu yang cepat.

“Secara pribadi saya mengapresiasi penuh terselenggaranya pe­-lantikan dan peresmian Badan Saniri Negeri Lilipori Kalapessi Soahuku saat ini. Tentu ini adalah momentum persaudaraan sejati masyarakat Negeri Saohuku. Saya berharap, momentum ini dapat menjadi cikal bakal proses penetapan Kepala Pemerintah Negeri Soahuku dalam waktu yang secepatnya-cepatnya,” tandas Bupati.

Dikatakan, pelantikan Badan Saniri Negeri yang dilakukan saat ini adalah manifestasi tata kelola pemerintahan serta wujud dari eksistensi Soahuku sebagai salah satu Negeri Adat di Maluku Tengah.

“Saya perlu menegaskan bahwa Saniri negeri adalah manifestasi tata kelola pemerintahan adat yang berasal dari unsur masyarakat adat di negeri ini, karenanya Saniri Negeri melaksanakan tugas yang amanat suci yang nantinya akan dipertanggung jawabkan kepada Tuhan yang Maha Kuasa, Pemerintah Kabupaten serta masyarakat. Olehnya laksanakan tugas ini dengan penuh tanggung jawab demi kemaslahatan dan kemajuan negeri Lilipori Kalapessi Soahuku sekarang dan dimasa yang akan datang,” urai Tuasikal.

Baca Juga: PLN Perpanjang Lomba Desain Rumah

Lebih jauh Bupati menambahkan sesuai petunjuk konstitusi Saniri Negeri adalah lembaga legislator di tingkat negeri, guna menjamin kualitas tata kelola pemerintahan, sehingga diharapkan Saniri Negeri dapat berperan sebagai lembaga yang dapat menjamin terlaksananya pemerintahan yang baik serta menjamin kehidupan masyarakat yang aman damai dan bermartabat.

“Saya berharap Saniri Negeri Lilipori Kalapessi dapat berperan aktif melaksanakan tugas dan perannya demi memajukan negeri yang sama sama kita cintai ini kearah yang lebih baik. Olehnya saya kembali ingatkan agar saniri harus secepatnya melaksanakan tugas menghasilkan pemimpin negeri ini dengan secepatnya,” tandasnya.

Ditempat yang sama Ketua Panitia Peresmian dan Pelantikan Badan Saniri Negeri Saohuku Herry Haurissa dalam laporan singkatnya menegaskan saat ini negeri Lilipori Kalapessi sudah bersatu menatap masa depan negeri yang lebih baik. Olehnya tarik ulur kepentingan soal pemilihan Kepala Pemerintah Negeri yang telah berlangsung selama lebih dari 10 tahun terakhir itu disepakati untuk dihentikan.

“Bapak bupati yang kami hormati, masyarakat Negeri Soahuku telah mengakhiri semua bentuk konflik kepentingan pemilihan KPN yang selama ini berjalan terlalu lama itu. Kami telah bergumul dalam hal yang keliru dan merugikan negeri serta masyarakat. Karenanya kami telah sepakat bersatu dan menatapan masa depan Negeri Lilipori Kalapessi Soahuku yang lebih baik dengan momentum pelantikan Badan Saniri Negeri Saohuku saat ini,” cetus Wakil Ketua DPRD Malteng itu.  (S-36)