BNPB: Korban Jiwa Gempa Maluku 39 Orang

JAKARTA, Siwalimanews – Korban jiwa gempa Maluku bertambah dari sebelumnya 38 orang menjadi 39 orang.

Demikian dikatakan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo, usai bertemu Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (8/10) siang.

Doni melaporkan kondisi terkini situasi pascabencana di Pulau Ambon dan Seram Bagian Barat.

“Kami sampaikan perkembangan di Maluku, sampai dengan data tadi malam, korban jiwa meninggal 39 jiwa,” kata Doni.

Sementara itu, korban luka-luka berat, sedang dan ringan 1.578 orang. Adapun jumlah pengungsi 170.900 jiwa.

Kemudian, sampai dengan data semalam, untuk rumah rusak berat mencapai 1273. Rusak sedang 1837, rusak ringan 3245. “Total 6.355 unit (rumah rusak),” tambahnya. Adapun fasilitas umum dan fasilitas sosial yang rusak mencapai 512 unit.

Doni mengatakan, malam ini ia sudah diperintahkan oleh Presiden untuk kembali ke Ambon. “Malam ini saya diperintahkan Presiden untuk kembali ke Ambon,” kata Doni.

Mantan Pangdam Pattimura itu mengatakan dirinya telah pergi ke Ambon pada Kamis (26/9) atau kurang dari 24 jam setelah gempa bumi terjadi untuk memastikan penanganan dapat berjalan maksimal. Doni memastikan proses penanganan bencana bisa terlaksana dengan baik.

“Kami pastikan semua proses penanganan bencana bisa terlaksana dengan baik,” kata dia.

Gempa 6,8 magnitudo sebelumnya mengguncang Pulau Ambon dan Kabupaten Seram Bagian Barat pada Kamis (26/9) sekira pukul 08.46 Wit. 

Adapun lokasi gempa berada pada titik koordinat 3.38 Lintang Selatan,128.43 Bujur Timur atau berjarak 40 km Timur Laut Ambon-Maluku dan 9 km Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat  dengan kedalaman 10 kilometer. 

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Ambon mencatat hingga Senin malam (7/10) pukul 21.00 WIT, gempa susulan yang mengguncang Pulau Ambon dan sekitarnya telah mencapai 1.181 kali. (S-39)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *