BMKG : Gelombang Tinggi Capai 2 Meter

AMBON, Siwalimanews – Badan Meteorlogi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menge­luarkan peringatan gelombang tinggi di Perairan Maluku, yang mencapai dua meter, yang diperkirakan akan terjadi di Laut Banda bagian selatan, wilayah Maluku Tengah (Malteng).

Menyikapi peringatan BMKG ini, Dinas Perhubungan Kabupaten Malteng meminta nelayan rakyat di wilayahnya untuk tetap waspada saat melaut.

Kepala Bidang Perhubungan Laut Dishub Malteng, Effendy Latuconsina mengatakan, pihaknya telah mengeluarkan himbauan waspada kepada masyarakat untuk menghidari hal-hal yang tidak diharapkan, salah satunya kecelakaan laut.

“Pihak yang paling sering melakukan aktivitas di laut adalah nelayan. Terutama nelayan rakyat, olehnya dengan adanya peringatan tinggi gelombang di Perairan Maluku, sehingga menindaklanjutinya kami perlu mengeluarkan himbauan kewaspadaan kepada pengguna armada laut, baik penyedia jasa transportasi laut, maupun para nelayan,” tandas Latuconsina kepada Siwalima, di Masohi, Selasa (3/9).

Dikatakan, himbauan waspada tidak mengartikan larangan melaut diberlakukan, akan tetapi setiap perubahan kondisi alam terutama perubahan kondisi laut perlu diperhatikan agar tidak kemudian menimbulkan korban jiwa maupun harta benda.

“Tidak berarti kami melarang masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas melaut, namun kondisi alam berdasarkan peringatan tinggi gelombang mesti senantiasa diperhatikan. Hal ini menjadi penting, agar melaluinya langkah sadar untuk mengantisipasi kerugian yang ditimbulkan dari perubahan alam dapat dicegah,” tandasnya.

Dia berharap masyarakat terutama nelayan rakyat dapat memperhatikan himbauan yang telah disampaikan itu.

“Himbauan peringatan tinggi gelombang ini, kami harapkan mendapat perhatian semua pihak, terutama nelayan rakyat yang beraktivitas di wilayah selatan Laut Banda khususnya dan umumnya di wilayah Perairan Laut Banda secara umum agar melaluinya kita dapat mencegah adanya dampak kecelakaan laut yang tidak diinginkan,” harapnya. (S-36)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *