AMBON, Siwalimanews – Dipastikan besok, Selasa (6/4) DPRD Maluku akan menyampaikan aspirasi ke pemperintah pusat berkaitan dengan APBN 2022.

Ketua DPRD Maluku Lucky Wattimury menjelaskan, penyampaian aspirasi ke pemerintah pusat merupakan salah satu tugas penting yang akan dilakukan DPRD, terutama terkait pokok-pokok pikiran yang berkaitan dengan APBN 2022.

 “Oleh karena itu kita sudah melakukan koordinasi dengan Bappeda dan setiap komisi sudah berkoordinasi dengan mitranya guna merumuskan permasalahan atau kegiatan apa yang mesti disampaikan kepada pemerintah pusat melalui setiap kementerian terkait

untuk selanjutnya dikaji dan dipertimbangkan untuk dimasukkan dalam APBN tahun 2022,” ungkap Wattimury kepada wartawan di ruang kerjannya, Senin (5/4).

 Menurutnya,  APBD Maluku 2021 hanya Rp 3,3 triliun, dari jumlah ini 55-60 persen dipakai untuk belanja rutin, itu berarti anggaran yang tersedia sudah sangat sedikit untuk kegiatan-kegiatan pembangunan.

Baca Juga: PLN UIP Maluku Papua Disatukan

Belum lagi dana BOS yang dimasukkan dalam APBD sebagai dana transfer. Untuk itu, jika tidak memperjuangkan anggaran ke pemerintah pusat untuk dimasukan dalam APBN, maka APBD Maluku tidak akan cukup.

 “Oleh karenanya, selain langkah yang sudah ditempuh pak gubernur untuk bicarakan dengan kementerian terkait, maka DPRD Maluku juga miliki tanggung jawab yang sama,” ujarnya.

 Ia berharap, penyampaian aspirasi ke pemerintah pusat dapat dipertimbangkan untuk dimasukkan dalam APBN 2022. Dengan demikian Maluku akan miliki  anggaran yang cukup untuk membiayai pembangunan. (S-51)