DOBO, Siwalimanews – Selama bertahun-tahun Ibu Selestina Kay (50) tinggal di sebuah gubuk reot tanpa ada perhatian dari pemda. Bahkan sebagai seorang janda ia tak pernah mendapatkan bantuan sosial dalam bentuk apa pun.

Dari penelusuran Siwalimanews, Ibu Selestina Kay sudah bertahun-tahun menghuni gubuk tua yang nyaris roboh, bahkan ketika hujan, dirinya terpaksa tidak bisa tidur nyenyak karena harus memegang sebuah payung guna menghindari basah akibat atap rumahnya sebagian besar sudah berlubang.

Selain itu, dinding yang hanya terbuat dari gaba-gaba (pelepah pohon sagu) itu nyaris roboh akibat termakan usia, bahkan gubuk yang terletak di kawasan kilo meter 5, Kelurahan Siwalima, Kecamatan PP Aru itu, nyaris tertutup rumtpu ilalang.

Kadis Sosial Kabupaten Aru Moh Nomay, yang dikonfirmasi kaget dan mengakui tidak pernah mengetahui kondisi serta keberadaan Ibu Salestina Kay di Kelurahan Siwalima.

Ketika di sentil soal begitu banyak bantuan sosial yang dikucurkan,  namun janda Selestina tidak pernah tersentuh bantuan tersebut, Nomay mengatakan, ibu ini akan dimasukan dalam daftar warga tak mampu untuk mendapatkan bantuan sosial nantinya.

Baca Juga: BMW Berbagi Bersama Warga Waringin

“Kita akan masukan ibu Janda Selestina Kay dalam daftar penerima bantuan sosial nantinya,” janji Nomay.

Menurutnya, untuk saat ini data yang ada sudah dimasukan sebagai penerima bantuan langsung tunai (BLT) dampak pandemi covid-19. Untuk itu Ibu Salestina Kay ini akan dimasukan dalam daftar sussulan.

“Kita akan masukan Ibu Salestina Kay ini dalam daftar susulan sehingga yang bersangkutan bisa mendapaatkan BLT,” ucap Nomay. (S-25)