AMBON, Siwalimanews – Bangkai Kapal Motor (KM) Sanjaya 33 akhirnya ditemukan. Namun 13 AKB, nahkoda maupun KKM belum dite­mukan.

Bangkai kapal nahas itu pertama kali ditemukan oleh KM Sanjaya 12 diantara Desa Rebi dan Desa Kalar-Kalar, Ke­camatan Aru Selatan Utara, Kabupaten Kepulauan Aru, pada Senin (16/3) sekitar pukul 22.13 WIT di perairan Desa Rebi  atau radius 7 mil dari pantai Pulau Tarangan, Kecamatan Aru Selatan.

KM Sanjaya 33 karam di perairan Pulau Terangan, Aru Selatan, Minggu (15/3) sekitar pukul 08.10 WIT.

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ambon, Musli­min dalam rilisnya yang diterima Siwalima, Senin (16/3) mengatakan, temuan bangkai kapal dilaporkan pertama kali oleh camat setempat kepada petugas.

“Sekitar pukul 11.20 WIT Camat Selatan Utara melapor bangkai KM Sarjana 33 ditemukan oleh KM Sanjaya 12 di antara Desa Rebi dan Desa Kalar-Kalar Kecamatan Aru Selatan Utara, petugas langsung ke lokasi untuk mengecek ternyata benar,” jelas Muslimin.

Baca Juga: BNNK Daulat Labuang Jadi Desa Bebas Narkoba

Sementara Syahbandar Pelabu­han Perikanan Dobo, Ali Tualeka mengaku, KM Sanjaya 33 yang tenggelam pada Sabtu malam (14/3) sekitar pukul 22.13 WIT di perairan Desa Rebi, bangkai kapalnya sudah ditemukan pada radius 7 mil dari pantai Pulau Tarangan, Kecamatan Aru Selatan.

“Bangkai kapal KM. Sanjaya 33 sudah ditemukan oleh tim pencarian di dekat Pulau Tarangan,” ungkap Tualeka saat dikonfirmasi, Siwalima melalui telepon selulernya, Senin (16/3).

Setelah ditemukan, kata Tualeka, tim pencarian kemudian melakukan pemeriksaan, dan ternyata tidak dite­mukan satu pun ABK di dalamnya.

Menurut informasi dari nakhoda KM. Sanjaya 12, seluruh ABK su­dah tidak ada di atas kapal.

“Di perkirakan sebelum kapal tenggelam dan terbalik akibat han­taman ombak, seluruh ABK sudah lompat ke laut,” ujarnya.

Tualeka mengatakan, tim masih terus melakukan pencarian kebera­daan 15 ABK itu.

“Keberadaan 15 ABK KM. San­jaya 33 hingga kini belum ada kabar keberadaannya, sebab belum dite­mukan,” jelasnya.

Kapolres Kepulauan Aru, AKBP Eko Budiarto saat di konfirmasi me­ngakui hal yang sama soal kebe­radaan 15 ABK KM Sanjaya 33.

“Tim pencarian terdiri dari per­sonil Polres Aru, TNI AL, petugas PSDKP Dobo dan lainnya masih terus lakukan pencarian,” ujarnya. (S-39/S-25)