Balai Arkeologi Meneliti Hunian Kuno Bersejarah

AMBON,Siwalimanews – Balai Arkeologi Provinsi Maluku, berhasil melakukan dua penilitian di Provinsi Maluku yakni di Taman Nasional Manusela, Pulau Seram dan Jazirah Huamual, tentang hunian kuno bersejarah.

Peneliti ahli muda Balai Arkeologi, Muhammad Al Mujabaddawat mengatakan, tahun ini dirinya telah selesai melakukan penelitian pada dua wilayah tersebut.

“Tahun ini kami melakukan 11 penelitian, termasuk saya melakukan penelitian terkait dengan hunian kuno, didua wilayah itu. Namun yang berhasil saya temukan hanya di Jazirah Huamual yang menemukan adanya benda-benda bersejarah dan hunian kuno,” jelas Mujabaddawat dalam sosialisasi penelusuran data arkeologi terkini di jazirah Huamual dan kawasan taman nasional, pulau Seram yang berlangsung diruang rapat kantor tersebut, Rabu (4/12).

Menurutnya, penelitian di Jazirah Huamual menemukan, adanya berbagai macam hunian kuno dan benda-benda bersejarah, seperti tanda tangan gubernur Maluku yang pertama.

Untuk Taman Nasional Manusela, kata dia, tidak dapat menyelesaikan hasil penelitian terkait dengan hunian kuno yang berada di ketinggian pada puncak 30 ribu KM.

Karena dalam melakukan penelitian, tim menemukan banyak kendala, sehingga keinginan untuk sampai ke puncak tersebut harus terhenti.

“Saya melakukan penelitian disana berdasarkan wacana yang ada selama ini, bahwa dikawasan Taman Nasional Manusela terdapat hunian kuno, ketika kesana kami banyak halangan, sehingga terpaksa kita tak sampai. Kalau pun kemarin berhasil, itu merupakan hal yang luar biasa untuk Maluku,”ucapnya.

Walaupun dirinya gagal melakukan penelitian di taman nasional manusela, dirinya akan kembali membuat riset untuk melakukan penelitian kembali ke sana.

Ia menambahkan, ditahun depan timnya berencana akan melakukan penelitian di Kabupaten SBT, karena ada beberapa cadas yang ditemukan di wilayah SBT.

“Tahun depan kita rencananya di SBT, karena kemarin kita juga temukan adanya cadas disana, otomatis pasti ada hunian kuno,”katanya. (S-40)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *