PIRU, Siwalimanews – Bibinsa dan Babinkamtibmas Desa Piru, Kecamatan Seram Barat Kabupaten SBB Pelda Stenly Sekewael, mengajak para kepala dusun stafnya untuk bersama mensosialisasikan rencana vaksinasi Covid-19 yang akan dilakukan kepada masyarakat umum dalam waktu dekat.

“Sosialisasi harus diberikan kepada masyarakat, sehingga tidak ada penolakan disaat pelaksanaan vaksinasi nanti,” ungkap Sekewael saat memberikan sosialisasi vaksin kepada para kadus dan sekdus yang Desa Piru yang berlangsung di Balai Desa Piru, Kamis (14/1).

Selain Kadus dan Sekdus, para tokoh masyarakat, tokoh agama juga diharapkan dapat membantu pemerintah dalam menyosialisasikan rencana vaksinasi, dan pentingnya disuntik vaksin demi kekabalan tubuh untuk menghindari covid-19.

Vaksinasi sangat penting, untuk itu masyarakat secara sadar harus mengikuti arahan pemerintah. Program vaksinasi akan dilakukan dalam dua tahapan, dimana tahap pertama akan diberikan kepada 1,3 juta orang dan akan diutamakan kepada tenaga kesehatan termasuk anggota TNI dan Polri.

Setelah itu, tahap berikutnya pemberian vaksin kepada masyarakat sesuai dengan perencanaan pemerintah melalui Kementerian Kesehatan.

Baca Juga: Yonif 731 Kabaresi Siap Promosikan Budaya Maluku di Libanon

”Selama menunggu akan mendapat vaksin, tetap saya ingatkan bahwa protokol kesehatan harus dilaksanakan. Saya berjanji akan ajak seluruh masyarakat SBB untuk ikut divaksin,” janjinya.

TNI dan Polri bersinergi untuk mengamankan pendistribusian vaksin sampai ke pelosok-pelosok desa terpencil. Bahkan disaat kegiatan vaksinasi di masyarakat baik di desa maupun dusun, TNI dan Polri dipastikan juga akan hadir.

Sosiliasi vaksin sangatlah penting untuk meyakinkan masyarakat, karena banyak isu hoax yang beredar melalui media sosial, sehingga membuat masyarakat takut. Padahal apa yang disebarkan melalui media sosial selama ini tidaklah benar, karena vaksinasi perdana baru dilakukan pada tanggal Rabu (13/1) dan orang pertama yang divaksin adalah Presiden Joko Widodo dan para pejabat tinggi negara lainnya.

Sementara itu, Babinkamtibmas Piru Bripka Derek Salenusa menambahkan, sosialisasi vaksin sangatlah penting, karena kalangan masyarakat di SBB khusnya di desa dan dusun perlu mengetahui dengan jelas tentang hal ini.

Pasalnya, banyak beredar berita hoax dikalangan masyarakat, sehingga membuat bingung dan takut untuk divaksin, padahal kegiatan perdana vaksinasi baru di gelar kemarin.

“Untuk itu, saya minta kepada para kadus dan sekdus di SBB untuk sosialisasi ini kemasyarakat. Apa yang beredar melalui media sosial itu hoax,” tandansya.

Masyarakat yang akan divaksin kata dia, nantinya akan diperiksa kesehatannya terlebih dahulu, jika meliki riwayat penyakit, maka tidak akan divaksin, ibu hamil juga tak bisa divaksin.

Oleh sebab itu, Salenusa mengajak masyarakat Piru untuk tidak perlu takut, karena vaksinasi sudah dilakukan tahap pertama. (S-48)