Antisipasi E-Coli, Dinkes Awasi Jajanan Anak Sekolah 

AMBON, Siwalimanews – Antisipasi tercemarnya bakteri e-coli, Dinas Kesehatan Kota (Dinkes) Ambon mengawasi jajanan anak sekolah.

“Kita selalu melakukan pengawasan terhadap jajanan anak sekolah, karena ada petugas kami yang turun awasi semua kantin disekolah,” jelas Kepala Bidang kesehatan Masyarakat Dr. Yusda Tuharea kepada Siwalima di Balai Kota Ambon, Rabu (20/11).

Menurutnya, makanan yang dapat mengandung e-coli dapat dilihat dari cara pengolahan dan pengelolaannya, karena sering kali salah dilakukan.

“Jadi pengolahan dan pengelolaannya tetap menjadi tugas kita dinkes, terkadang kita di rumah juga seringkali memasak lalu menyimpan masakan lebih dari 4 jam, padahal hal tersebut sangat keliru, dan itu bisa menyebabkan timbulnya bakteri e-coli, dan ini harus menjadi perhatian juga bagi orang tua di rumah,”jelasnya.

Ia mengatakan, berdasarkan laporan dari BPOM bahwa, ada kantin yang menjual jajanan anak sekolah yang mengandung e-coli, namun perlu diperhatikan lagi cara penyajian, sehingga petugas dinkes selalu melakukan pengawasan disetiap kantin.

Tak hanya itu, orang tua dirumah juga harus bisa mengajarkan anak-anak bagimana cara melihat dalam menyajikan makanan yang sehat,

Tuharea mengatakan, bakteri ecoli selalu identik dengan diare namun berdasarkan data, untuk kasus diare di Kota Ambon kurang, sehingga tak semua makanan disebabkan oleh bakteri e-coli.

“Kita punya data penyakit yang berhubungan langsung dengan e-coli inikan diare, tapi  kita punya data diare itu tidak meningkat, karena kita selalu rutin melakukan pengawasan,”ujarnya.

Ditambahkan, ada 22 puskesmas mereka di Kota Ambon, petugas mereka insentif melakukan pengawasan terhadap higenis sanitasi, karena dengan begitu bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat.

Selain itu, guna mendapatkan makanan yang sehat maka kontrol utama berada di keluarga.

“Kontrol utama ada di pola makan keluarga, mestinya keluarga sudah harus mengajarkan bahwa makanan sekolah seperti apa,”harapnya.(S-40)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *