AMBON, Siwalimanews – Kota Ambon menerima penghargaan penyaluran Dana Desa tercepat tahun 2021 se Provinsi Maluku, yang diberikan di halaman parkiran balai kota Ambon, Senin (22/2).

Kepala Kantor Wilayah Dit­jen Perbendaharaan Provinsi Maluku, Noor Faisal Achmad mengatakan, penghargaan ter­sebut diberikan kepada peme­rintah Kota Ambon dan lima desa yang terdaftar memiliki hak untuk menerima bantuan tersebut.

“Kami memberikan penghar­gaan penyaluran dana desa tercepat tahun anggaran 2021, pada pemerintah Kota Ambon dan lima desa di Kota Ambon, yaitu Desa Ema, Desa Galala, Desa Hative Kecil, Desa Hunuth dan Desa Poka,” ung­kap Achmad, dalam sam­butannya.

Achmad mengatakan, peme­rintah pusat melalui Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Ambon telah menyalurkan dana Desa tahap I TA 2021 sebesar Rp 1,27 Miliar pada lima desa yaitu; Desa Ema, Desa Galala, Desa Hative Kecil, Desa Hunuth, dan Desa Poka.

Lanjutnya, pada Rabu (10/2) lalu, pihaknya  juga telah menya­lur­kan bantuan lang­sung tunai (BLT) dana desa sebesar Rp 216,9 juta pada lima desa yang sama, dan merupa­kan penyaluran dana tercepat se-Provinsi Maluku pada tahun 2021, sehingga ia meminta agar aparatur sipil negara (ASN) yang berwewenang dalam me­ngatur dana tersebut dapat terus melakukan tindak cekatan secara berulang agar Kota Ambon dapat menjadi contoh bagi kota/kabupaten lain di Maluku.

Baca Juga: Warga Korban Gempa Malteng Keluhkan Bantuan

“Pemerintah Kota Ambon telah melakukan awal yang baik, dan ini perlu dilanjutkan pada penyaluran dana desa tahap I untuk desa-desa yang lainnya, serta penyaluran dana desa untuk tahap-tahap berikutnya,” ujarnya.

Selain itu dirinya juga meminta agar desa yang sudah menerima bantuan tersebut untuk segera direalisasikan seluruh dana tang telah diterima tersebut. “Begitu juga dengan desa yang sudah menerima dana desa, di­harapkan dapat segera mereali­sasikan penggunaan dana desa dan BLT dana desa yang telah diteriam, sehingga masyarakat dapat segera menikmati hasil dana desa, dan dana BLT dana desa tahap selanjutnya da­pat segera disalurkan,” harap Achmad.

Sementara itu, Walikota Ambon, Richard Louhenapessy mengatakan, apa yang diterima oleh Pemerintah Kota Ambon saat ini merupakan bonus dari hasil kerja keras setiap komponen yang yang bertanggung­jawab terhadap penyaluran dana tersebut, sehingga dirinya meminta kepada seluruh petugasnya, agar terus bekerja keras dalam melayani masyarakat, tanpa menuntut imbalan dari setiap kerja kerasnya.

“Saya mau bilang buat saudara kerja keras dan tanggung jawab bonusnya itu adalah promosi dan apresiasi,” papar Louhenapessy.

Selain itu juga, dirinya memberi­kan apresiasi kepada setiap kom­ponen pendukung yang turut merealisasikan dana desa yang disalurkan pemerintah pusat melalui KPPN dan Pemerintah Kota Ambon.

“Oleh karena itu, saya berikan apresiasi kepada seluruh kades, lurah, raja, yang telah bekerja keras sehingga oleh Kantor Wilayah Per­bendaharaan Provinsi memberikan apresiasi untuk itu. Terima kasih yang sama juga pada pak Kakanwil, yang bersama dengan seluruh aparaturnya, yang dalam pendampingan pembinaannya lalu kita bisa bekerja secara baik,” pungkasnya. (S-52)