Ahli waris La Nadi Terima Santunan Jasa Raharja

AMBON, Siwalimanews – La Nadi Landy (40) korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalulintas yang terjadi di Jalan Raya Kaitetu, Dusun Kebun Kelapa, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah pada Minggu (1/12) mendapat santunan dari PT Jasa Raharja.

Istri La Nadi selaku ahli waris menerima santunan meninggal dunia dari PT Jasa Raharja sebesar Rp 50 juta. Sedangkan untuk korban luka-luka akan mendapatkan penggantian biaya perawatan sesuai kwitansi yang akan diajukan oleh korban luka-luka masing-masing ke PT Jasa Raharja.

“Tidak lupa kami sampaikan agar masyarakat tetap tertib bayar pajak kendaraannya di Samsat terdekat, karena dana yang disalurkan kepada setiap korban adalah dana dari SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan) yang dibayarkan oleh pemilik kendaraan bermotor,” ujar Kepala Cabang PT Jasa Raharja Maluku Sigit Harismun dalam rilisnya yang diterima redaksi Siwalimanews, Rabu (4/12)

Sedangkan untuk pemilik angkutan umum kata Sigit, harus tertib bayar IWKBU (Iuran Wajib Kendaraan Bermotor Umum) yang besarannya hanya Rp 60/penumpang yang dapat dibayarkan di Sasmsat ataupun di Kantor PT Jasa Raharja.

“Harapannya masyarakat harus tertib berlalu lintas dan mematuhi aturan berlalu lintas yang baik dan benar agar selalu selamat dalam berkendaraan,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan,  Kecelakaan maut kembali terjadi di Leihitu yang menelan korban jiwa, La Nadi Landi, (40), warga Dusun Tibang, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, harus merenggang nyawa setelah sepeda motor yang ditumpanginya terlibat kecelakaan dengan angkutan umum di ruas jalan Raya Kaitetu Dusun Kebun Kelapa Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah.

Informasi yang diperoleh Siwalimanews, kecelakaan bermula ketika sepeda motor jenis Honda Blade dengan Nomor Polisi DE 3688 NL yang dikemudikan  Ardin Wali memboncengi  Landi dan Alimudin (47) bergerak dari Larike menuju ke Hila dengan kecepatan tinggi.

Tiba di TKP pengendara motor sempat melewati angkutan umum di depannya, namun karena tidak hati hati dan sudah dipengaruhi alkohol, sepeda motor masuk ke lajur kanan dan menabrak angkutan umum jurusan Seith – Ambon dengan Nomor Polisi DE 1073 LU yang dikemudikan Musa Hatuina (21) dari arah berlawanan.

Akibat dari kecelakaan tersebut, nyawa La Nadi Landi yang dibonceng tidak tertolong dan meninggal di lokasi kejadian, sementara pengemudi motor dan temannya yang lain dilarikan ke Puskesmas Hilla untuk mendapatkan perawatan medis.

Kasat Lantas Polresta Ambon, Iptu Fiat Ari Suhada yang dikonfirmasi wartawan di ruang kerjannya,  Senin (2/12) membenarkan kejadian tersebut, menurutnya saat ini polisi sementara meminta keterangan dari supir angkot yang terlibat kecelakaan maupun sopir lain yang menjadi saksi.

“Sudah kami ambil keterangan saksi-saksi dan untuk pengemudi roda dua dan boncengan masih dalam perawatan. Untuk tindakan kita yakni melakukan olah TKP dan mengunjungi keluarga korban bersama pihak Jasa Raharja untuk salah satu bentuk pelayanan prima perihal pelayanan klaim asuransi,” pungkas Kasat. (S-45)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *