NAMLEA, Siwalimanews – Tim Kesehatan Provinsi Maluku telah melakukan pengambilan sampel swab terhadap 9 orang di Kabupaten Buru.

Jubir Satgas Covid 19 Kabupaten Buru, Nani Rahim kepada Siwalimanews  menjelaskan, ada sembilan orang yang diambil sampel sweb tenggorokan dan lima diantaranya hasil rapid test bereaksi positif. Mereka yang positif ini merupakan pelaku perjalanan dari Jakarta, Malang, Bogor dan Solo.

Ada  empat orang  lagi turut serta diambil sweb tenggorokan, karena sebanyak  tiga  hasil rapid testnya diragukan, masing masing pelaku perjalanan dari Makassar, Surabaya, dan Jakarta. Sedangkan satu orang lagi, walau hasil rapid test bereaksi negatif, tetap dilakukan pengambilan sweb lebih awal, karena tim ingin memastikan lewat  PCR, karena merupakan teman pasein kasus 16.

“Yang 3 orang hasil rapid tesnya meragukan, jadi kita ingin pastikan dengan PCR. Yang satunya walau hasil rapid test negatif, kita juga ingin pastikan kerena dia kontak erat degan pasien 16,” ungkap Nani.

Menurutnya,  pengambilan swab tenggorokan ini semua berlangsung di Penginapan Silta, yang dimulai pada pukul 14.25 WIT, Senin (20/4). Tiga ODP yang menjalani isolasi mandiri dan satu orang kontak erat pasien covid-19 dievakuasi oleh tim evakuasi ke Penginapan Silta.

Baca Juga: Hasil Rapid Test, Satu Warga Masohi Positif Covid-19

Tim yang melakukan pengambilan sampel sebanyak dua orang, yakni satu orang dari BTKL Kelas II-A Ambon dan satu orang dari Dinas Kesehatan Provinsi Maluku.

“Kami mengikutkan 4 orang tenaga laboratorium Kabupaten Buru untuk melihat/On The Job Training cara pengambilan sampel swab tenggorokan, karena nantinya ke empat tenaga laboratorium ini akan dilatih secara formal untuk menjadi tim pengambil sampel Covid-19 di Kabupaten Buru,” ujarnya.

Pengambilan swab ini berakhir pada pukul 15.20 WIT. Ke-9 sampel selanjutnya disimpan dalam transport media untuk selanjutnnya menunggu sampel ke 2 yang akan diambil Selasa (21/4).

Rencananya tim akan kembali ke Ambon pada Selasa malam untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan PCR.

“Jika semua proses ini lancar, maka Jumat (24/4) hasil pemeriksaan PCR dapat kami umuman,” pungkas Nani.(S-31)