AMBON, Siwalimanews – Sebanyak 7.043 personel gabungan, yang terdiri dari TNI, Polri, dan pemda dikerahkan untuk mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru 2022.

Ribuan personel pengamanan tersebut dikerahkan melalui apel gelar pasukan operasi Lilin Siwalima 2021 yang dipusatkan di lapangan Letkol CHR Tahapary, Tantui, Ambon, Kamis (23/12).

Gelar pasukan tersebut dipimpin Gubernur Maluku Murad Ismail dan dihadiri Wakapolda Brigjen Jan de Fretes, Irwasda Kombes Edy Yudianto, pimpinan forkopimda dan seluruh pejabat utama Polda Maluku.

Gubernur Maluku Murad Ismail dalam amanatnya mengatakan, kegiatan ini tidak dianggap sebagai operasi tahunan yang biasa, sehingga dalam pelaksanaannya dilakukan secara maksimal.

“Seluruh kasatwil agar dapat mengambil langkah yang tepat dan efektif dalam mengatasi semua gangguan kamtibmas yang ada sesuai dengan karakteristik kondisi dan situasi di lapangan saat perayaan Natal dan Tahun Baru nanti,” pintanya.

Baca Juga: Kejati akan Dorong Percepatan Investasi di Maluku

Kepada seluruh personel pengamanan, diharapkan dapat menyiapkan mental, fisik dan menjaga kesehatan serta meniatkan tugas yang dilaksanakan sebagai ibadah.

Murad juga meminta untuk dilakukan deteksi dini agar bisa mencegah semua aksi yang dapat meresahkan masyarakat. Caranya dengan meningkatkan kepekaan dan kesiapsiagaan terhadap setiap aksi teror dan kriminalitas yang memanfaatkan momen perayaan Natal dan Tahun Baru.

Gubernur juga meminta personel pengamanan agar dalam bertugas dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, menjalankan tugas secara profesional.

“Bagi mereka pelanggar hukum agar lakukan tindakan tegas dan terukur serta humanis,” pintanya.

Untuk diketahui, dalam apel gelar pasukan, Polda Maluku juga menerima bantuan 1 unit drone, 10 water barier, 40 rompi keselamatan, 10 helm standar dan 10 jas hujan dari PT Jasa Raharja Cabang Maluku.

Bantuan itu diserahkan oleh Kepala Jasa Raharja Maluku dan diterima oleh Wakapolda Maluku di Tribun Lapangan Letkol CHR Tahapary. (S-45)