AMBON, Siwalimanews – Polda Maluku menggelar video conference yang di hadiri langsung Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono guna membahas tentang kontijensi meghadapi bencana 2020 dan penetapan darurat kesehatan Covid-19, Kamis (16/4)

Dalam video conference, dihadiri Kapolda Maluku Irjen Pol Baharudin Djafar, Wakapolda Maluku Teguh Sarwono dan Jajaran PJU Polda Maluku ini, Wakapolri minta agar setiap anggota selalu mempedomani petunjuk dan arah ( jukrah) sehingga kehadiran polisi dapat dirasakan dan dilihat masyarakat.

“Selain itu, saya juga sampaikan agar anggota selalu tanggap dengan perubahan situasi dan kedepan akan diadakan anev sampai ke polsek-polsek,” ujar Wakapolri dalam vicon itu.

Ditempat yang sama, Asops Mabes Polri Irjen Pol Herry Nahak juga menyampaikan agar setiap jajaran dapat mendeteksi secara dini antisipasi dampak kemanan dan melakukan pengamanan untuk distribusi bahan pokok, alat kesehatan seperti APD, Rapid Test, dan lain-lain  agar tidak ada hambatan di lapangan.

“Saya juga minta agar jajaran Polda Maluku sampaikan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak mudik,” pinta Asops Mabes Polri.

Baca Juga: Gubernur Maluku Berlakukan PSBR

Sementara itu, Kapolda Maluku Irjen Pol Baharudin Djafar, dalam kesempatan itu minta agar polda dan polres jajaran cukup buat hal-hal yang wajar. Untuk kegiatan deteksi harus dibuat kegiatannya dan dilaporkan.

“Secara keseluruhan, Polda harus tingkatkan koordinasi, bersih-bersih mako dan penyemprotan guna mencegah penyebaran Covid-19,” pinta kapolda

Pada kesempatan itu juga, kapolda menghimbau agar seluruh Kasat Intel jajaran harus mengetahui apa itu ODP, PDP dan yang positif corona, sehingga berada di lapangan dapat mengambil tindakan/batasi ruang gerak daerah yang terdampak.

“Satuan kerja (Satker) dan jajaran yang sudah baik agar dipertahankan dan yang masih kurang harus ditingkatkan,” pinta kapolda. (S-32)