5 Penyidik Diperiksa di Mabes

AMBON, Siwalimanews – Selain Kombes Antonius Wantri Yulianto, lima anak buahnya di Subdit 1 Ditreskrimum Polda Maluku juga dicopot dari jaba­tan oleh Kapolda Maluku, Irjen Roy­ke Lumowa.

Lima penyidik itu diantaranya, Kom­pol GS, Bripka AT, dan Bripka JR.  In­formasi yang diper­oleh, mereka su­dah diberang­kat­kan ke Mabes Pol­ri untuk menjalani pemeriksaan internal terkait penanganan kasus pembobolan uang nasabah BNI Ambon, yang tidak sesuai prosedur.

“Lima penyidik itu dimutasikan ke Bagian Pelayanan Markas (Yan­ma) Polda Maluku. Mereka sudah diberangkatkan ke Jakarta lantaran kasus skandal BNI Ambon bukan kasus biasa. Ada dugaan pelang­garan prosedur yang dilakukan oleh mereka,” tandas sumber di Polda Maluku, kepada Siwalima, Minggu (20/10).

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes M Roem Ohoirat yang dikonfirmasi, enggan menjelaskan soal pemeriksaan lima penyidik Ditreskrimum di Mabes Polri.

Ia hanya mengatakan, Kombes Antonius Wantri Yulianto dan lima anak buahnya diberhentikan se­mentara untuk menjalani pemerik­saan internal terkait dugaan pe­langgaran prosedur dalam pe­nanganan ka­sus BNI Ambon.

“Bukan pencopotan, tetapi diber­hentikan sementara untuk dilaku­kan pemeriksaan. Apabila tidak ditemu­kan kesalahan akan dikem­balikan ke posisi semula,” kata Ohoirat kepada Siwalima, Minggu (20/10).

Ohoirat menjelaskan, awalnya kasus pembobolan uang nasabah dilaporkan pihak BNI pada Selasa (8/10) dan ditangani Ditreskrimum dengan dugaan penggelapan. Namun setelah dilakukan penye­lidikan awal, dengan meminta keterangan pelapor serta beberapa orang lainnya dan mela­kukan gelar perkara internal, ter­nyata disim­pulkan perbuatan ter­lapor ini ma­suk dalam kejahatan perbankan.

“Bahkan dimungkinkan bisa ma­suk rana korupsi dan TPPU karena BNI merupakan salah satu bank milik pemerintah. Karena itu untuk  penanganan proses hukum lebih lanjut kasus ini dilimpahkan dari Ditreskrimum ke Ditreskrimsus,” jelas Ohoirat. (S-32)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *