AMBON, Siwalimanews – Ternyata 35 Anggota Legislatif (Aleg) Kota Ambon tidak memiliki referensi untuk membahas Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) APBD Tahun 2019, sehingga direncanakan untuk melakukan studi banding ke Kota Bogor dan Bekasi, Provinsi Jawa Barat.

35 aleg Kota Ambon ini  akan bertolak ke Kota Bogor dan Bekasi,  hari ini Rabu (12/8).

“Iya, dijadwalkan besok ke Jakarta. Tujuan kita ke daerah zona hijau dan kami pilih Kota Bogor dan Bekasi untuk cari referensi terkait pembahasan LKPJ APBD 2019,” ungkap Ketua DPRD Kota Ambon, Elly Toisuta, kepada Siwalima, di Baileo Rakyat Belakang Soya, Selasa (11/8).

Menurutnya, kunjungan kerja ini dilakukan setelah kemarin dilaksanakan paripurna penyampaian LKPJ APBD 2019. Untuk itu semua tim banggar akan kesana cari referensi untuk dimasukan ke dalam program.

Selain itu, kata Toisuta, nantinya setiap komisi juga akan melakukan kunjungan kerja ke beberapa kementerian untuk mempertanyakan permasalah yang terjadi di Kota Ambon untuk kemudian ditindaklanjuti.

Baca Juga: BKSDA Lepas Ratusan Burung dan Reptil Hasil Sitaan ke Habitatnya

“Sebelum masuk masa sidang berikut, komisi biasanya melakukan kunjungan ke kementerian. Jadi besok nantinya semua berangkat,” katanya.

Sementara itu, Kadis Kesehatan Kota Ambon, Wendy Pelupessy yang dihubungi wartawan mengaku, 35 anggota DPRD Ambon yang nantinya akan  bertolak ke Jakarta sudah menjalani rapid tes yang dilakukan oleh tim kesehatan Dinkes Ambon. “Rapid kan sebagai satu persyaratan keluar daerah. Jadi 35 anggota DPRD ini termasuk pendamping dan staf dinas. Jadi ada 43 yang orang yang urus rapid untuk berangkat besok,” ucapnya.

Hasil rapid dari 43 orang yang akan berangkat tersebut semuanya non reaktif dan tinggal mereka bertolak saja ke daerah tujuan mereka.(Mg-5)