AMBON, Siwalimanews – Sebanyak 3.030 pelaku usaha mikro di Provinsi Maluku akan menerima bantuan sembako dari Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Maluku dalam  bulan Agustus ini.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Maluku, Moham­mad Nasir Kilkoda menjelaskan, setelah dilakukan rekofusing, maka Dinas Koperasi memiliki anggaran  sebesar Rp 1 miliar yang nantinya akan diperuntukan bagi penanganan Covid-19 sesuai dengan  tugas dan fungsi dibidang Koperasi dan UMKM.

Dengan anggaran yang ada dalam upaya untuk mendukung kelangsungan usaha koperasi dan UMKM di Maluku, kata Kilkoda, pihaknya telah menyiapkan program warung sembako untuk penguatan usaha mikro masyarakat termasuk kuliner.

“Kita ada punya program untuk penguatan warung sembako termasuk juga kuliner yang kami sasar adalah usaha mikro, sebab kalau kami mengambil semua tidak mampu dari segi anggaran anggaran yang terbatas,” ungkap Kilkoda saat menghadiri rapat kerja bersama DPRD Maluku.

Kilkoda menegaskan, program warung sembako akan berlangsung pada bulan Agustus ini dengan jumlah pelaku usaha mikro yang akan menerima dukungan sembako sebanyak 3.030. Jika diuangkan masing-masing orang memperoleh bantuan sebesar 500 ribu.

Baca Juga: Bugis:  Embarkasi Antara Tinggal Finalisasi Menag

“Kita nanti di Agustus ini akan memberikan bantuan dukungan sembako kepada usaha mikro kurang lebih 3.030 dengan masing-masing orang memperoleh bantuan sebesar 500 ribu,” jelas Kilkoda.

Sasaran program ini, lanjutnya, bukan hanya di Kota Ambon melainkan akan dibagi ke semua kabupaten dan kota yang ada di Maluku. Akan tetapi tentunya dinas akan menetapkan kuota penerima untuk Kota Ambon lebih besar jika dibandingkan dengan kabupaten kota lain yang hanya dialokasikan untuk  250 orang.

Terkait dengan data penerima, kata Kilkoda, pihaknya telah mela­-kukan komunikasi dan meminta data dari Dinas Koperasi dan UMK kabupaten/kota dengan mekanis­me pembagian diberikan langsung oleh dinas setempat kepada mas­-yarakat, yang memang memiliki usaha mikro termasuk kuliner.

menurutnya, Dinas Koperasi kabupaten/kota memberikan res­pon yang positif terhadap langkah yang dilakukan oleh Pemprov Ma­luku melalui Dinas Koperasi dan UMKM sambil berharap, dengan adanya program ini dapat menjadi stok bagi warung-warung sem­bako yang ada dimasing-masing daerah.

Ia menambahkan, dinas setem­pat dapat memberikan dukungan dalam bentuk subsidi agar ban­tuan tersebut dapat sampai ke daerah masing-masing, sebab keterbatasan dana yang dialami oleh Dinas Koperasi Maluku.

“Jika tidak, maka  kami hanya membantu masyarakat dalam jangkauan dinas setempat, artinya, dia mampu memberikan kepada mereka dalam subsidi,” tandasnya. (Cr-2)